Dari Infak Bersama, MTsN Sabang Gelar Kurban Perdana

Dari Infak Bersama, MTsN Sabang Gelar Kurban Perdana

M-Radar News, Sabang – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sabang menggelar kurban perdana pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari infak rutin yang dikumpulkan guru dan siswa setiap Jumat selama tiga tahun.

Kepala MTsN Sabang, Muhammadn Nasir, S.Pd., mengatakan kegiatan ini menjadi implementasi pembelajaran mata pelajaran Fikih, khususnya materi penyelenggaraan kurban. Menurutnya, siswa perlu memperoleh pengalaman nyata agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghayati makna ibadah kurban melalui praktik langsung.

“Kegiatan ini bukan sekadar menyembelih hewan kurban. Kami ingin menanamkan nilai-nilai religius kepada siswa, seperti keikhlasan, kerja sama, tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Apa yang selama ini dipelajari dalam mata pelajaran Fikih, hari ini mereka praktikkan secara langsung,” ujar Muhammad Nasir saat diwawancara RRI.

Dalam kegiatan tersebut, siswa terlibat sejak awal hingga akhir proses penyelenggaraan kurban. Mulai dari penyembelihan, pencincangan daging, hingga pengolahan makanan. Keterlibatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh mengenai tata cara penyelenggaraan kurban sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam bekerja secara tim.

Hewan kurban yang disembelih merupakan hasil dari infak guru dan siswa yang dikumpulkan secara sukarela setiap Jumat. Setiap siswa menyumbang sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000, sementara para guru turut memberikan donasi sesuai kemampuan. Berkat komitmen dan semangat berbagi yang terus dipupuk selama tiga tahun, dana yang terkumpul akhirnya mampu mewujudkan kurban perdana di MTsN Sabang.

“Secara syariat, daging kurban memang diperuntukkan bagi fakir miskin dan masyarakat yang berhak menerima. Namun, karena kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran, daging kurban kami olah dan dinikmati bersama keluarga besar MTsN Sabang agar siswa dapat mempelajari seluruh proses penyelenggaraan kurban secara utuh,” jelasnya.

Ia mengharapkan, dari praktik berkurban ini, siswa dapat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan, ketaatan, serta pengorbanan yang luar biasa kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari karakter dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan praktik kurban ini diharapkan akan terus terlaksanakan dan menjadi program berkelanjutan di MTsN Sabang pada tahun-tahun mendatang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup