M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan, bahwa kerugian akibat kerusakan fasilitas publik selama aksi unjuk rasa di Jakarta diperkirakan mencapai Rp51,1 miliar. Kerugian ini mencakup infrastruktur Transjakarta, MRT, dan CCTV.
