M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mendesak agar renovasi total gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, dapat dirampungkan tepat waktu pada Desember 2025.
Penegasan ini disampaikan Wagub Rano saat meninjau lokasi renovasi yang berada di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/09/2025). Renovasi PMI diketahui telah dikerjakan sejak 2023 lalu.
Wagub Rano juga menekankan pentingnya penyelesaian proyek ini karena layanan vital PMI, terutama yang berkaitan dengan donor darah, sangat krusial bagi masyarakat. “Layanan PMI, khususnya terkait darah, sangat berkaitan dengan masyarakat. Karena itu, penuntasan renovasi gedung ini harus dipastikan jangan sampai memicu layanan terganggu,” tegasnya.
Ia juga menyebut, bahwa progres pekerjaan saat ini telah mencapai 90 persen. Target penyelesaian pada akhir Desember 2025, menjadi mendesak karena lokasi kantor sementara PMI DKI di Gedung Muhammadiyah tidak dapat diperpanjang lagi masa sewanya.
Dalam peninjauan tersebut, Rano menerima laporan mengenai beberapa kendala yang dihadapi oleh pihak pengembang. Kendala utama meliputi masalah pasokan air bersih dan kebutuhan untuk penyiapan ruang laboratorium yang fungsional.
Untuk mengatasi persoalan air bersih, Wagub Rano mengambil langkah cepat dengan langsung menghubungi Direktur PAM Jaya. Tujuannya adalah, agar dapat segera ditindaklanjuti secara teknis bersama pengembang proyek.
Sementara itu, terkait pemanfaatan ruang laboratorium, Wagub Rano meminta Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Faisal Syafrudin, untuk segera mencari solusi terbaik.
“Proses penyiapan laboratorium butuh waktu sekitar tiga bulan, jangan sampai hal teknis menghambat penyelesaian renovasi hingga layanan terganggu,” tegasnya lagi, sekaligus menggarisbawahi pentingnya perencanaan yang matang untuk fasilitas tersebut.
Sementara Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Becky Mardani menjelaskan, bahwa renovasi total ini dilakukan dengan membangun ulang kompleks markas tersebut menjadi dua gedung baru, masing-masing setinggi 10 lantai dan lima lantai.
Selama masa konstruksi berlangsung sejak 2023, lanjut Becky, seluruh operasional dan layanan PMI DKI dipindahkan sementara ke Gedung Muhammadiyah.
“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 90 persen. Mudah-mudahan bisa rampung sesuai tenggat, Desember nanti,” ujar Becky dengan optimis, mengamini target yang ditetapkan oleh Wakil Gubernur.
