M-RADARNEWS.COM, JATIM – Lalu lintas di area penyeberangan Pelabuhan ASDP Ketapang-Gilimanuk lumpuh total, pada Rabu (16/07/2025), menyebabkan antrean panjang kendaraan berbagai jenis di kantong parkir.

Kemacetan parah ini diduga kuat akibat aksi demonstrasi para sopir truk tronton yang memblokade jalan, melumpuhkan akses keluar masuk pelabuhan.

Situasi macet sudah terjadi sejak Rabu dini hari, membuat ratusan kendaraan menumpuk. Salah satu pengendara roda empat, Dwika (35), warga Banyuwangi, mengungkapkan kekesalannya. “Akses keluar masuk pelabuhan tertutup, ada sedikit aksi demonstrasi para sopir,” ujarnya.

Ia mengaku sudah menunggu berjam-jam, namun tak bisa masuk pelabuhan. “Kalau seperti ini banyak pihak yang dirugikan,” tambah Dwika, dilansir dari rubicnews.

Aksi blokade ini ternyata dipicu oleh keresahan para sopir truk tronton terhadap praktik percaloan di dalam Pelabuhan PT ASDP Ketapang.

Salah satu sopir, Anang Susanto (52) menjelaskan, bahwa sistem “kawalan” oleh calo sangat meresahkan dan mengganggu aktivitas penyeberangan mereka.

“Para sopir ini sebenarnya cuma meminta tolong pada dinas terkait agar ditertibkan aktivitas calo yang mengatur di dalam pelabuhan,” ungkap Anang.

Ia juga mempertanyakan keberadaan para pegawai, dan satpam di pelabuhan yang seolah membiarkan aktivitas ilegal tersebut. “Apakah ada pembiaran dari para pegawai pelabuhan? Kami hanya meminta kejelasan dan tolong segera ditertibkan para calo yang meresahkan,” pungkasnya. (by/*)

Spread the love