Babinsa Kawal Pordes Sekartaji Demi Kelancaran Pertandingan Bola Voli
M-RadarNews – Klungkung – Semarak Pekan Olahraga Desa (Pordes) Sekartaji di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, mendapat pengamanan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kehadiran aparat keamanan ini memastikan seluruh rangkaian pertandingan bola voli berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pordes yang dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari ini menjadi ajang pembinaan potensi generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan warga desa.
Peran Babinsa dalam Menjaga Kondusivitas
Babinsa Desa Sekartaji, Kopda Yamin, bersama Bhabinkamtibmas hadir langsung mengawal jalannya pertandingan. Menurut Kopda Yamin, kehadiran aparat tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga aktif memantau situasi dan berinteraksi dengan masyarakat untuk mencegah potensi gangguan. “Kami berpatroli di sekitar lapangan, memastikan penonton tertib dan tidak ada keributan. Ini bagian dari tugas kami menciptakan rasa aman bagi seluruh warga yang hadir,” ujarnya.
Jadwal dan Hasil Pertandingan Hari Pertama
Pada sore hari pertama, sebanyak tiga sesi pertandingan digelar. Dua sesi untuk kategori putra dan satu sesi untuk kategori putri. Berikut hasil lengkapnya:
| Kategori | Tim | Skor | Pemenang |
|---|---|---|---|
| Putra | Dusun Sekartaji A vs Dusun Sekartaji B | 3-1 | Dusun Sekartaji A |
| Putra | Dusun Sedehing VC vs Dusun Dlundungan B | 3-0 | Dusun Sedehing VC |
| Putri | Dusun Ramuan vs Dusun Dlundungan | 3-1 | Dusun Ramuan |
Pertandingan berlangsung sengit namun tetap menjunjung sportivitas. Kopda Yamin menambahkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya penonton yang hadir memberikan dukungan.
Pordes sebagai Sarana Pembinaan dan Kebersamaan
Pordes Desa Sekartaji bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga wadah pembinaan potensi generasi muda. Dengan diikuti enam tim dari berbagai dusun, turnamen ini diharapkan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama desa. “Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan, motivasi, dan berperan aktif sehingga Pordes ini dapat berjalan sukses, aman, dan lancar,” kata Kopda Yamin.
Selain aspek olahraga, Pordes juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui pertandingan, warga dari dusun yang berbeda dapat saling berinteraksi dan memperkuat persatuan. Hal ini sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Bali.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam Pordes memberikan rasa aman yang sangat berarti. Masyarakat dapat menikmati pertandingan tanpa khawatir akan gangguan keamanan. Selain itu, pengamanan ketat juga mencegah potensi konflik antar pendukung yang bisa merusak suasana. Implikasi jangka panjangnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin meningkat, dan kegiatan serupa di masa depan akan lebih mudah diselenggarakan.
Dari segi pembinaan olahraga, Pordes menjadi ajang seleksi bibit-bibit unggul. Atlet muda yang menonjol bisa mendapat pembinaan lebih lanjut, baik oleh pemerintah desa maupun instansi terkait. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan olahraga di tingkat akar rumput.
Kronologi Pelaksanaan Pordes
Berikut kronologi singkat pelaksanaan Pordes Sekartaji hingga hari pertama:
- H-7: Panitia Pordes melakukan rapat koordinasi dengan aparat desa dan keamanan.
- H-3: Pendaftaran peserta ditutup, diperoleh enam tim putra dan enam tim putri.
- H-1: Persiapan lapangan dan perlengkapan pertandingan.
- Hari H (Hari Pertama): Pembukaan resmi oleh Kepala Desa Sekartaji, dilanjutkan pertandingan tiga sesi.
Pordes akan berlangsung selama sembilan hari ke depan dengan sistem gugur. Pertandingan dijadwalkan setiap sore mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.
Harapan ke Depan
Kopda Yamin berharap Pordes tidak hanya menjadi ajang tahunan, tetapi juga mampu menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki jiwa sportivitas tinggi. “Kami ingin melalui olahraga, pemuda-pemudi Sekartaji bisa terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba dan tawuran. Olahraga adalah jalan yang baik untuk mengisi waktu luang,” tegasnya.
Dengan pengamanan yang ketat dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, Pordes Sekartaji diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menyelenggarakan kegiatan serupa. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang tercipta akan menjadi modal berharga bagi pembangunan desa di masa depan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.