Lantik 86 Pejabat Fungsional, Wabup Fajar Tekankan Integritas dan Peningkatan Pelayanan

Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana melantik dan pengambilan sumpah/janji 86 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Kamis (2/7/2026). Foto: dok/hum.

M-RadarNews, Jateng – Sebanyak 86 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, pada Kamis (2/7/2026).

Pelantikan yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boyolali di Ruang Merbabu, Kantor Bupati Boyolali itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Boyolali, Waskitho Rahardjo menyampaikan, sebanyak 86 pejabat fungsional yang dilantik terdiri atas 85 PNS formasi tahun 2024 dan satu pejabat Jabatan Fungsional Perencana.

Rinciannya, 65 orang berasal dari tenaga teknis dan 21 orang tenaga kesehatan. Sementara berdasarkan golongan, sebanyak 69 orang berada pada golongan III dan 17 orang pada golongan II.

Dalam sambutannya, Wabup Boyolali Dwi Fajar Nirwana menegaskan, bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional dan penuh integritas.

Ia mengajak seluruh pejabat fungsional untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga etika profesi, serta mengedepankan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas.

“Saya berpesan kepada saudara-saudara untuk senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta menghindari penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujarnya.

Wabup Fajar juga meminta seluruh kepala perangkat daerah memberikan pembinaan, dan kesempatan kepada para pejabat fungsional untuk mengembangkan kapasitas, serta menghadirkan berbagai inovasi di lingkungan kerja masing-masing.

“Semoga jabatan ini tidak hanya menjadi simbol kedudukan, tetapi menjadi amanah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Boyolali,” pungkasnya. (dn/*)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup