M-RADARNEWS.COM, JATIM – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui Program “Gelas Wangi” (Gerakan Peduli Anak Sekolah Banyuwangi), pada Senin (26/05/2025).

Kali ini, program tersebut diimplementasikan melalui kegiatan Puncak Tema Profesi Mancakrida Outbond murid-murid TK R.A. Annur Bengkak Wongsorejo. Kegiatan ini bertujuan memupuk rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta kedisiplinan sejak usia dini.

Untuk diketahui, Mancakrida adalah padanan kata dari “Outbound” dalam bahasa Indonesia. Mancakrida adalah kegiatan di luar ruangan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter diri dan kerja sama, biasanya berbentuk pelatihan atau permainan yang memanfaatkan alam terbuka sebagai media.

Mancakrida Outbond tema Profesi Class ini diikuti 120 murid, 8 guru dan didampingi Anggota Staf Pers Kodim 0825 untuk memperkenalkan lingkungan Makodim 0825/Banyuwangi sambil mengikuti serangkaian aktivitas edukatif yang menyenangkan.

Dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan tentang pentingnya nilai-nilai pancasila, profesi, sejarah perjuangan bangsa, serta praktik kedisiplinan dan permainan kebangsaan yang disesuaikan dengan usia anak.

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo., S.Sos, M.Han., mengatakan, bahwa program “Gelas Wangi” ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dengan dunia pendidikan.

“Kami ingin menanamkan jiwa nasionalisme, semangat persatuan, dan kedisiplinan sejak dini. Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan, sehingga perlu dibekali mental yang tangguh dan cinta terhadap bangsa,” ujarnya.

Sementara Eni Widarti selaku Guru TK mengapresiasi inisiatif Kodim 0825/Banyuwangi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga melatih kemandirian dan kerja sama.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar sambil bermain, dan ini menjadi pengalaman berharga yang akan terus mereka ingat,” tuturnya.

Program Gelas Wangi sendiri telah menjadi agenda rutin Kodim 0825/Banyuwangi, dalam mendukung pendidikan karakter di wilayahnya. Kegiatan ini diharapkan dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain, baik tingkat PAUD, TK, maupun SD, sebagai upaya membentuk generasi muda yang berintegritas, Produktif, Inovatif, Adaptif. (by/pendim)

Spread the love