M-RADARNEWS.COM, JATIM – Ribuan pekerja dan buruh dari berbagai organisasi turun ke Jalan Pahlawan, Surabaya, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 yang digelar, pada Kamis (01/05/2025).
Aksi buruh tersebut untuk menyuarakan aspirasi mereka, yang disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda dan jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim.
Turut hadir dalam peringatan tersebut Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah (Sekda) Jatim Adhy Karyono, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin serta Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Achmad Fauzi.
Dalam suasana penuh semangat dan persaudaraan, Gubernur Khofifah menyatakan dukungannya terhadap perjuangan buruh dengan menandatangani 17 aspirasi yang diajukan. “Kami ingin saudara-saudara bisa mengakses pekerjaan dengan hasil layak dan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Dalam acara ini, Pemprov Jatim juga memberikan santunan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada tiga buruh: Ainul Mukhlis (Harma Contraktor Indonesia), Parno (PT Marina Sri Harta), dan Mochammad Subeki (PT Jasuindo Tiga Perkasa).
Sementara itu, Ketua SPSI Jatim Achmad Fauzi mengapresiasi pelaksanaan May Day yang berlangsung kondusif dan penuh semangat kebersamaan. “Meskipun banyak tantangan internal di kalangan buruh, hati kami tetap dingin. Terima kasih Ibu Gubernur atas penandatanganan 17 aspirasi ini. Kami hadir bukan untuk memusuhi, tetapi untuk memberi solusi dan membangun kritik konstitusional,” katanya.
Salah satu momen yang paling menggugah terjadi ketika massa buruh serentak meneriakkan, “Hidup Buruh! Hidup Gubernurnya wong cilik!” sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan kolaborasi positif dengan para pekerja, peringatan May Day 2025 di Jawa Timur tidak hanya menjadi ajang demonstrasi, tetapi juga bukti nyata dari harapan dan perubahan ke arah yang lebih baik bagi buruh di tanah air. (by/jn/kf)
