M-RADARNEWS.COM, BALI – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, bergerak cepat menanggapi dampak banjir yang melanda beberapa wilayahnya. Untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, Pemkot Denpasar, membentuk tim gabungan untuk memverifikasi data warga terdampak di empat kecamatan.

Tim ini bertugas memvalidasi kerusakan pada rumah, pasar, pura, serta fasilitas umum/sosial lainnya.

Dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Wali Kota, Kadek Agus Arya Wibawa, turut hadir juga Sekda, IB. Alit Wiradana, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), OPD terkait, serta Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar.

Wali Kota IGN Jaya Negara mengungkapkan, bahwa tim verifikasi ini terdiri dari OPD, perangkat daerah terkait, camat, lurah, hingga hukum. Fokus utama tim adalah memvalidasi data rumah, sekolah, dan pura yang mengalami kerusakan.

“Saat ini kita menggelar rapat koordinasi membahas penanganan pascabencana. Proses verifikasi ini sangat penting agar bantuan bisa segera turun,” ujar Jaya Negara, pada Kamis (17/09/2025).

Menurut Wali Kota Jaya Negara, pembagian wilayah kerja diterapkan agar proses pendataan berjalan lebih cepat. Tujuannya, bantuan dari pemerintah pusat dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“BNPB menekankan setiap rumah terdampak harus diklasifikasikan, apakah rusak ringan, sedang, atau berat. Sejak kemarin, tim Pengkajian, Perbekel/Lurah sudah mulai turun melakukan verifikasi lapangan,” jelasnya.

Dikatakan, data hasil pendataan tersebut akan divalidasi kembali sebelum diajukan ke pemerintah pusat. Pemkot Denpasar akan mempercepat langkah agar korban banjir segera mendapat bantuan. “Kami harus bergerak cepat, agar bantuan segera terealisasi,” pungkasnya.

Berdasarkan data verifikasi per Selasa (16/09/2025), kerusakan rumah, pura, pasar, dan fasilitas lainnya di empat kecamatan tercatat sebanyak 883 kerusakan. Kerusakan tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yaitu ringan, sedang, dan berat.

Berikut rincian data verifikasi di empat kecamatan:
1. Kecamatan Denpasar Utara
* Total Kerusakan: 675 bangunan.
* Rumah: 5 rusak sedang dan 221 rusak berat.
* Pura: 28 rusak berat.
* Pasar: Tidak ada kerusakan.
* Fasilitas Lainnya: 41 rusak berat.
2. Kecamatan Denpasar Timur
* Total Kerusakan: 87 bangunan.
* Rumah: 7 rusak ringan, 18 rusak sedang, dan 24 rusak berat.
* Pura: 1 rusak ringan, 3 rusak sedang, dan 8 rusak berat.
* Pasar: 2 rusak berat.
* Fasilitas Lainnya: 8 rusak sedang dan 16 rusak berat.
3. Kecamatan Denpasar Selatan
* Total Kerusakan: 48 bangunan.
* Rumah: 18 rusak ringan dan 22 rusak sedang.
* Pura dan Pasar: Tidak ada kerusakan.
* Fasilitas Lainnya: 5 rusak sedang dan 3 rusak berat.
4. Kecamatan Denpasar Barat
* Total Kerusakan: 73 bangunan.
* Rumah: 5 rusak ringan, 14 rusak sedang, dan 23 rusak berat.
* Pura: 2 rusak berat.
* Pasar: 1 rusak berat.
* Fasilitas Lainnya: 2 rusak ringan, 18 rusak sedang, dan 8 rusak berat.

Semoga langkah cepat yang dilakukan oleh Pemkot Denpasar, dapat membantu para korban yang terdampak banjir lekas pulih dan segera bisa beraktifitas kembali. (yd/*)

Spread the love