M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah membuka seleksi sekolah kedinasan tahun anggaran 2025. Pengumuman terkait seleksi sekolah kedinasan rencananya akan disampaikan pada akhir Juni 2025, oleh tujuh instansi penyelenggara sekolah kedinasan tahun anggaran (TA) 2025.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan seleksi sekolah kedinasan tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Kami yakin dan memastikan seleksi sekolah kedinasan ini akan bersih dari praktik-praktik kecurangan, serta tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabel,” ujar Rini dilansir, pada Jumat (20/06/2025).
Pemerintah melalui BKN mengumumkan jadwal seleksi penerimaan mahasiswa/praja/taruna sekolah kedinasan tahun 2025. Berdasarkan Surat BKN Nomor: 7909/B-KS.04.01/SD/K/2025 perihal Jadwal Seleksi Penerimaan Mahasiswa/Praja/Taruna Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2025, pengumuman seleksi akan dilaksanakan dalam kurun waktu 29 Juni hingga 12 Juli 2025.
Berikut Jadwal Seleksi Penerimaan Mahasiswa/Praja/Taruna Sekolah Kedinasan TA 2025 :
- Pengumuman Seleksi; 28 Juni s.d. 12 Juli 2025
- Pendaftaran Seleksi; 29 Juni s.d. 18 Juli 2025
- Seleksi Administrasi; 29 Juni s.d. 21 Juli 2025
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi; 22 s.d. 24 Juli 2025
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD); 11 s.d 26 Agustus 2025
- Pengumuman Hasil SKD; 27 s.d. 31 Agustus 2025
- Pelaksanaan Seleksi Lanjutan dengan CAT BKN; 15 s.d. 16 September 2025
- Pengumuman Kelulusan Akhir oleh Kementerian/Lembaga; 7 s.d. 18 September 2025
Menteri Rini menyampaikan, persetujuan prinsip sekolah kedinasan tahun 2025, sebesar 3.252 formasi secara nasional. Jumlah tersebut terdiri dari tujuh sekolah kedinasan di bawah naungan tujuh instansi.
Jumlah Formasi Sekolah Kedinasan Tahun 2025:
- Politeknik Keuangan Negara STAN (Kementerian Keuangan): 500 formasi
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri): 1.061 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (Badan Intelijen Negara): 100 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Badan Sandi dan Siber Negara): 50 formasi
- Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 400 formasi
- Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan: 791 formasi
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika): 350 formasi
Dengan demikian, Menteri Rini menegaskan dan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan seleksi sekolah kedinasan. “Kami melakukan seleksi secara ketat dan menutup rapat celah kecurangan. Seleksi sekolah kedinasan ini akan menjaring individu yang berkualitas,” tutupnya.
