M-RADARNEWS.COM, BALI – Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar, masa bakti 2025-2030 resmi dikukuhkan, pada Selasa (24/02/2026). Pengukuhan yang berlangsung di Denpasar itu dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama jajaran pejabat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Hadir pula Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Timothy Ivan Triyono, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi, pimpinan perangkat daerah Pemkot Denpasar, perwakilan konsulat negara sahabat, serta para undangan.
Prosesi diawali pembacaan Surat Keputusan KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025-2030 yang diterbitkan KADIN Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu, I Putu Arnawa resmi dikukuhkan sebagai Ketua KADIN Kota Denpasar.
Putu Arnawa didampingi jajaran pengurus, antara lain I Putu Miasta sebagai Koordinator Wakil Ketua, Setiya Wibawa sebagai Ketua OKK sekaligus Ketua Steering Committee, serta Yusuf Ali sebagai Wakil Ketua Bidang Infrastruktur.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara juga menerima Anugerah Stabilisator Budaya dan Ekonomi Daerah atas konsistensinya menjaga keseimbangan pembangunan dan identitas budaya Bali di tengah dinamika ekonomi.
Dalam sambutannya, Jaya Negara mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik serta menekankan pentingnya sinergi antara KADIN dan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar.
Ia menyebut, Denpasar sebagai kota dengan dominasi sektor perdagangan dan jasa, sehingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjembatani kebutuhan dunia usaha, mulai dari UMKM, IKM, hingga pengusaha besar.
“Sinergitas ini sangat diperlukan untuk mendorong pelaku usaha agar semakin kreatif dan inovatif di era revolusi industri 4.0. KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing kota, kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor strategis,” ujarnya.
Jaya Negara menambahkan, bahwa sektor perdagangan dan industri berkontribusi signifikan terhadap PDRB Kota Denpasar. Salah satu program prioritas Pemkot adalah mendorong pengembangan produk berstandar ekspor.
Menurutnya, era digital membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperkuat promosi dan menembus pasar global, sekaligus menarik kunjungan business tourist melalui kerja sama ekonomi.
Ia menegaskan, KADIN Denpasar harus hadir sebagai organisasi yang sinergis, inovatif, solid, dan adaptif. Kolaborasi yang kuat serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dinilai mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi mengapresiasi sinergitas antara KADIN Denpasar dan Pemkot Denpasar yang dinilai sangat baik. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota, terutama dalam penguatan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.
“Selamat kepada seluruh pengurus KADIN Kota Denpasar yang telah dikukuhkan. Semoga sinergi bersama Pemkot Denpasar terus terjalin dalam setiap program peningkatan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua KADIN Kota Denpasar I Putu Arnawa menegaskan, bahwa pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan memperkuat kelembagaan.
“Amanah ini kami terima sebagai tanggung jawab untuk memperkuat pondasi dan mendorong kemajuan KADIN Denpasar. Melalui tema ‘Bisa! Bangkitkan Inovasi, Sinergikan Aksi’, kami mengajak seluruh insan usaha bergerak bersama, berinovasi, dan bersinergi demi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya. (yd/dm)
