M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadan 1456 Hijriah, petugas gabungan melakukan pengawasan keamanan pangan terpadu di lima pasar tradisional di Jakarta Timur (Jaktim), pada Selasa (18/02/2025).
Adapun lima pasar tradisional disasar, yakni Pasar Perumnas Klender yang dijadikan on the spot pemeriksaan menggunakan laboratorium mobile. Selanjutnya Pasar Sawah Barat, Pasar Klender SS, Pasar Pondok Bambu dan Pasar Ciplak.
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Kasudin KPKP) Kota Jaktim Taufik Yulianto mengatakan, pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya. Seperti boraks, rodhamin, formalin, residu pestisida, klorin, eber dan zat Kimia berbahaya lainnya.
Dikatakan, sampel yang diambil terdiri dari komuditas pertanian dan perternakan, di antaranya sayur-sayuran, buah-buahan, beras, daging ayam, dan daging sapi.
“Seluruh sampel produk diperiksa di laboratorium Pertanian dan Peternakan yang disiagakan di Pasar Perumnas Klender. Fokusnya pada produk pertanian dan peternakan,” jelas Taufik.
Taufik mengungkapkan, pengawasan melibatkan sekitar 75 personel gabungan dari unsur Sudin Kesehatan, PPKUKM, Perhubungan, Satpol PP, aparatur kelurahan dan kecamatan, Polda Metro Jaya, PPNS DKI Jakarta dan sejumlah unsur terkait lainnya.
“Dalam kegiatan ini, kami juga memonitor harga dan pasokan sayur mayur jelang Ramadan,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perekonomian dan Ketahanan Pangan Sudin KPKP Jaktim Hendra mengungkapkan, ada 11 sample produk pertanian dan dua produk peternakan yang diambil dari tiap pasar.
“Total ada 65 sample produk pertanian dan peternakan dari lima pasar yang diperiksa. Dari jumlah itu, 51 item dinyatakan aman dari kandungan zat berbahaya,” pungkasnya.
Sudin KPKP berharap, dari kegiatan pengawasan ini bisa memastikan bahan-bahan tersebut, yakni bahan-bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari kandungan berbahaya. ***
Editor: Rochmad QHJ
