JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Perkembangan penyelidikan terkait kasus prostitusi online, untuk kali pertama Polda Jatim mempamerkan foto-foto syur artis yang terlibat kasus prostitusi online tersebut. Ribuan foto artis ini merupakan bukti yang ditawarkan kepada penggua artis, dan sekaligus juga ada yang diberitakan tarif untuk sekali kencan, mulai Rp 25 juta – Rp 150 juta.

Semua itu bisa dibuktikan keterlibatkannya dan dari mucikari Siska yang memiliki jaringan cukup luar, baik sesama mucikari maupun pengguna artis yang akan diajak kencan. Bahkan, kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan didampingi Dirreskrimsus Kombes Akhmad Yuse Gunawan dan Kabid Humas Kombes Frans Barung Mangera, bahwa ada artis sendiri yang menyebarkan atau menawarkan dirinya dengan foto foto hot atu syur artis kepada peminat atau penggunanya.

Untuk itulah, foto-foto artis yang syur itu diidentifikasi oleh penyidik untuk bukti proses penyidikan sekaligus menentukan siapa tersangkanya, selain mucikari.

Untuk diketahui, Artis Vanessa Angel (VA) akhirnya tidak hadir untuk memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim, dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan prostitusi online.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan, Vanessa melalui pengacaranya, memberitahukan ketidak hadirannya tersebut sebanyak dua kali kepada penyidik.

“Tadi dua kali telphon, menegaskan, bahwa pengacaranya menyampaikan maaf, untuk saudara Vanessa tidak datang hari ini,” ujarnya, Jumat (25/1/2019).

Berdasarkan informasi yang diberikan pengacara Vanessa, alasan ketidak hadirannya karena sakit. Namun tidak disebutkan, sakit apa yang sedang diderita artis mantan tunangan Didi Mahardika ini. “Untuk VA, alasannya masih sakit,” tambahnya.

Penyidik Subdit Siber, Ditreskrimsus, Polda Jatim akan kembali menjadwalkan ulang pemanggilan Vanessa pada Rabu, 30 Januari 2019 mendatang. Jika yang bersangkutan kembali tidak hadir, maka polisi akan melayangkan surat panggilan kedua.

“Dijadwalkan hari rabu, kami akan tunggu. Dan kalau hari rabu tidak datang, akan panggilan kedua,” tegasnya.

Sementara itu, pasal yang dipersangkakan kepada artis VA, adalah Pasal 27 ayat 1 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 6 tahun. (Tim/Tnpj)

Facebook Comments Box