M-RADARNEWS.COM, JATIM – Sebanyak 211.782 warga di Kabupaten Banyuwangi, menerima bantuan pangan (banpang) berupa beras dan minyak goreng dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan tersebut disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Banyuwangi, untuk alokasi periode Februari-Maret 2026.
Berdasarkan dari Bulog, total alokasi bantuan yang diterima oleh Kabupaten Banyuwangi, mencapai 4,235 juta kilogram beras dan 847.128 liter minyak goreng.
Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspita menjelaskan, bahwa proses distribusi kepada masyarakat dimulai pada 16 Maret hingga 31 Mei 2026. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai 13,31 persen.
“Penyaluran di lapangan dilakukan mulai 16 Maret hingga 31 Mei. Sampai saat ini sudah terealisasi 13,31 persen,” jelas Dwiana, pada Senin (13/04/2026).
Dwiana menambahkan, program bantuan pangan tersebut bertujuan menjaga ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras dan minyak goreng. Penyaluran pada periode ini juga dilakukan untuk mengantisipasi fluktuasi harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Diharapkan dengan penyaluran program Banpang di bulan tersebut, kenaikan harga pangan khususnya di Banyuwangi dapat dicegah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, terdapat perubahan petunjuk teknis (juknis) dalam penyaluran bantuan pada periode tahun ini. Salah satunya terkait kewajiban mencantumkan kartu keluarga (KK) pada alokasi penerima.
“Perubahan itu menyebabkan proses pengecekan dan penginputan data pada sistem memerlukan waktu lebih lama,” pungkas Dwiana.
Bulog Banyuwangi, menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyaluran bantuan agar tepat sasaran, sekaligus memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga di daerah. (by/*)
