M-RADARNEWS.COM, JATIM – Selama momentum bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/Tahun 2025, Program Makan Siang Bergizi (MBG) di wilayah Banyuwangi tetap diberikan pada siswa. Khusus selama bulan puasa, menu MBG diganti dengan makanan kering agar bisa dibawa pulang untuk buka puasa.

“Program MBG berjalan lancar dan jangkauan terus bertambah. Selama bulan puasa program ini juga masih tetap bergulir tentu dengan penyesuaian,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (07/03/2025).

Diketahui, hingga saat ini program MBG telah menjangkau sebanyak 39 sekolah dengan jumlah penerima program sebanyak 5.639 siswa, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Program MBG di Banyuwangi secara resmi juga sudah dimulai pada 3 Februari 2025 lalu.

Selama Ramadan, menu MBG yang didapatkan oleh para siswa bukan seperti makanan siap saji yang dikonsumsi di sekolah biasanya. Namun diganti dengan makanan kering untuk berbuka puasa yang bisa dibawa pulang. Seperti kurma, susu, telur, makanan ringan dan buah.

Di samping itu, saat ini di Banyuwangi sudah ada tiga dapur umum SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) yang berada di wilayah kecamatan Rogojampi, Sempu, dan Banyuwangi.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menambahkan, pendistribusian makanan selam bulan puasa ke sekolah-sekolah tersebut tetap berlangsung setiap hari.

“Selama bulan puasa pendistribusian makanan tetap dilakukan oleh pihak SPPG ke sekolah-sekolah setiap hari. Dari hasil pantauan kami, anak-anak sangat antusias menerima MBG yang bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa,” ujar Suratno. (yn/*)

Spread the love