Hari Bhayangkara ke-80: Bupati Lumajang Tegaskan Sinergi Pemda dan Polri untuk Pembangunan Daerah
M-Radar News – Lumajang – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lumajang pada Rabu (17/7/2026) menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, hadir langsung dalam upacara yang dipimpin oleh Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya menandakan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
Semangat Polri untuk Masyarakat
Dalam amanat tertulis Presiden Prabowo Subianto yang dibacakan Kapolres, Presiden menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dalam negeri secara profesional. Tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” menjadi penegasan bahwa seluruh pengabdian Polri bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang humanis. Presiden juga menginstruksikan penguatan kualitas SDM Polri agar mampu menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era modern, termasuk adaptasi terhadap dinamika global dan peningkatan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.
Sinergi Pemda dan Polri: Kunci Stabilitas dan Pembangunan
Bupati Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, usai upacara menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, khususnya Polres Lumajang. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, memperkuat pelayanan publik, hingga mempercepat pembangunan daerah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergi antara Pemda dan Polri bukan sekadar seremoni, melainkan kebutuhan strategis untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan berkelanjutan.
Dampak Sinergi bagi Masyarakat Lumajang
Kerja sama yang erat antara Pemkab Lumajang dan Polres Lumajang telah membuahkan hasil nyata. Beberapa dampak positif yang dirasakan masyarakat antara lain:
- Penurunan angka kriminalitas: Patroli rutin dan program pengamanan terpadu berhasil menekan angka kejahatan jalanan dan pencurian.
- Peningkatan investasi: Stabilitas keamanan yang terjamin menarik minat investor untuk menanamkan modal di Lumajang, terutama di sektor pariwisata dan pertanian.
- Pelayanan publik yang lebih cepat: Kolaborasi dalam pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) yang melibatkan unsur kepolisian.
- Pengelolaan bencana yang lebih efektif: Sinergi dalam penanganan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, dengan Polri membantu evakuasi dan distribusi bantuan.
Data Capaian Keamanan Lumajang
Berikut adalah data perbandingan tingkat kriminalitas dan pelayanan publik di Kabupaten Lumajang sebelum dan sesudah penguatan sinergi Pemda-Polri dalam dua tahun terakhir:
| Indikator | 2024 | 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Jumlah tindak pidana | 245 | 187 | -23,7% |
| Kasus narkoba terungkap | 35 | 42 | +20% |
| Pengaduan masyarakat (pelayanan publik) | 120 | 78 | -35% |
| Nilai kepuasan masyarakat (skala 1-100) | 72 | 85 | +18% |
Implikasi bagi Pembangunan Daerah
Sinergi yang kuat antara Pemkab Lumajang dan Polri tidak hanya berdampak pada keamanan, tetapi juga pada percepatan pembangunan di berbagai sektor. Dengan terciptanya rasa aman, masyarakat lebih berani beraktivitas ekonomi, wisatawan lebih nyaman berkunjung, dan investor tidak ragu menanamkan modal. Bunda Indah menegaskan bahwa ke depan, Pemkab Lumajang akan terus mendukung program-program Polri, termasuk peningkatan kesejahteraan personel dan pengadaan sarana prasarana pendukung tugas kepolisian. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden untuk memperkuat kualitas SDM Polri dan meningkatkan adaptabilitas menghadapi tantangan modern.
Penutup
Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, peran Polri sebagai pilar keamanan menjadi semakin krusial. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lumajang bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, sinergi antara Pemda dan Polri diharapkan terus terjalin erat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lancar dan kesejahteraan masyarakat Lumajang semakin meningkat.










