M-RADARNEWS.COM – Siap-siap untuk event olahraga lari terbesar di Jawa Timur! Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi pilihan tuan rumah event sport tourism. Awal tahun 2025, Banyuwangi bakal menjadi tuan rumah pertama Tetralogy East Java Running Festival 2025.
Event lari yang diinisiasi oleh Polda Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi itu akan digelar, pada 26 Januari 2025 mendatang. Berlokasi di Pantai Boom Marina yang menawan, EJRF 2024 akan menjadi ajang lari yang tak terlupakan, menggabungkan tantangan fisik, keindahan alam, dan kekayaan budaya.
Event run series ini akan melewati empat kota besar di Jawa Timur, yaitu Banyuwangi, Madiun, Kediri, dan Surabaya, yang mengusung semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat.
EJRF 2025, dengan beragam kategori lomba yakni: Fun Walk, 5K, 10K, Half Marathon (21K). EJRF 2024 menyasar peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelari profesional hingga pelajar.
Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pertama, karena keindahan alamnya yang luar biasa. Peserta akan dimanjakan dengan panorama Pantai Boom Marina yang eksotis, dengan pasir yang halus dan deburan ombak yang menyegarkan.
Rute lari juga akan melewati Taman Sritanjung, Museum Blambangan, Taman Tirtawangi (patung kuda), Taman Blambangan kembali ke Pantai Boom Marina. Tentunya memberikan pengalaman lari yang seru dan berkesan para pelari.
Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Jatim Kompol Wahyudi menegaskan, komitmen Polda Jatim dalam menjamin keamanan dan kenyamanan EJRF 2024. “Sesuai arahan Bapak Kapolda Jawa Timur, di Banyuwangi harus ada rasa aman, nyaman, sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo menyambut baik EJRF 2025 sebagai bukti bahwa Banyuwangi adalah kota yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas olahraga.
“Ini menasbihkan, bahwa Banyuwangi adalah kota yang ramah bagi olahragawan. Mari kita tunjukkan Banyuwangi ini!” kata Guntur.
Pada kesempatan itu juga, Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menyatakan kesiapan Polresta Banyuwangi dalam mengamankan acara. “Kami akan terus menciptakan keamanan dan kenyamanan,” tegasnya.
Sementara itu, EO East Java Run Bagus Ramadhani menjelaskan, bahwa EJRF 2025 memiliki tiga tujuan utama; mendorong gaya hidup sehat, mengembangkan ekonomi lokal,dan mempromosikan pariwisata Banyuwangi.
“Target kita sekitar 2000-3000 peserta. Mereka akan merasakan atmosfer di Banyuwangi,” kata Bagus.
Sebagai informasi, EJRF 2025 juga akan dimeriahkan dengan layanan kesehatan, medical check up, posyandu, dan parade budaya Banyuwangi, termasuk parade Tari Gandrung yang memukau. Tiket bisa didapatkan melalui situs resmi www.eastjavarunningfest.com mulai sekarang. (by/bwit)
