Kusnadi: DPRD akan Usulkan Tiga Nama Pengganti Pj Gubernur Jatim

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) Kusnadi. (Foto: dok/kominfo.jatimprov)

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pasca dikirimnya surat pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim akan mengusulkan tiga nama pengganti Pj Gubernur Jatim, proses pengusulan nama Pj akan dilakukan setelah mendapat surat balasan dari Kemendagri.

“DPRD akan mengusulkan tiga nama pengganti Pj Gubernur Jatim. Surat pemberitahuan pemberhentian sudah kita luncurkan. Nanti sesudah ini Mendagri membalas surat kita, baru kita akan menyampaikan usulan tiga orang sebagai Pj. Nah, dalam surat Mendagri itulah kita akan tahu kapan batasan atau pengusulan calon itu,” kata Ketua DPRD Jatim Kusnadi dilansir dari laman kominfo.jatimprov, Selasa (07/11/2023).

Munurut Kusnadi, proses Pj ini diserahkan kepada fraksi-fraksi untuk mengusulkan nama-nama calon Pj Gubernur Jatim. Namun yang pasti usulan kriteria calon Pj harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

“Karena itu ada persyaratannya. Bahwa dia itu harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu dan itu adalah kriteria ASN, kriteria-kriteria institusi. Tidak termasuk di dalamnya seperti akademisi, apalagi politisi, tidak bisa, karena dia harus memenuhi persyaratan yang ditentukan Kemendagri yang berkaitan dengan jabatan ASN,” jelasnya.

Meski demikian, ia juga tidak menampik kemungkinan adanya calon Pj Gubernur Jatim dari kalangan TNI atau Polri. Ia mengatakan bahwa semua punya peluang yang sama, termasuk mereka yang tidak diusulkan oleh DPRD Jatim.

Maka dari itu, Kusnadi kembali menegaskan, bahwa keputusan akhir terkait Pj Gubernur Jatim adalah kewenangan dari pemerintah pusat. “Bisa juga bahwa kita mengusulkan dari 3 nama, tapi kemudian pemerintah pusat memutuskan yang lain, ya bisa-bisa saja,” jelasnya.

“Jadi tidak bisa dikatakan kandidat terkuat, semua punya peluang yang sama. Bahwa mereka-mereka yang mungkin tidak diusulkan juga punya peluang,” lanjut Politisi asal fraksi PDI Perjuangan itu.

Namun, Kusnadi berharap bahwa siapapun yang menjadi Pj Gubernur Jatim, nantinya dapat menjaga kondusifitas di Provinsi Jawa Timur. terutama menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong dalam menjaga wilayah Jawa Timur. Menurutnya, tidak akan mungkin bisa apabila pengamanan dalam tahun politik ini hanya diserahkan kepada unsur pemerintahan dan keamanan.

“Maka yang sering kami imbau sekarang ini adalah mari kita bersama-sama bergotong royong kepada seluruh elemen masyarakat, untuk saling menjaga wilayah kita bersama-sama yaitu Provinsi Jawa Timur,” imbaunya.

Terakhir, Kusnadi juga berharap besar kepada pemerintah pusat nanti dapat memilih Pj Gubernur Jatim yang bisa mengkoordinir semua elemen masyarakat. Bagaimana sosok Pj tersebut nantinya bisa mengkoordinir seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan Provinsi Jawa Timur.

“Kami harapkan (Pj Gubernur) mampu mengkoordinir semua itu, mampu mengkoordinir tentang bagaimana semua elemen masyarakat bahu membahu dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan di provinsi jawa timur dalam kontestasi politik yang akan datang,” pungkasnya. (rd/*)

Tutup