Pemerintah Melalui Diskominfo Klaten Serahkan 391 Portal Website Desa Bertajuk Dilan
JATENG, (M-RADARNEWS.COM),- Pemerintah melalui Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Klaten menyerahkan website portal untuk 391 desa di Klaten. Situs web portal untuk mendukung informasi dan pelayanan publik itu dilan, kepanjangan dari Desa Inovatif Lancar Administrasi.
Kepala Dinas Kominfo Klaten Amin Mustofa menjelaskan, situs portal Dilan diserahkan gratis untuk pemerintah desa di Klaten karena sudah didanai institusi yang dipimpinnya. Selain itu Dinas Kominfo terus melakukan pendampingan dan pelatihan agar transformasi teknologi ini dapat segera diimplementasikan dan mendukung pelayan publik di desa.
“Seluruh sekretaris desa (sekdes) kami undang dan dipanggil untuk mengakses situs web Dilan. Nanti mereka diberikan hak akses meliputi username dan password. Jadi setelah diserahkan kepada pemerintah desa melalui pejabat sekdes bisa langsung membahas informasi publik di situs web masing-masing,” Jumat (05/11/2021).
Tidak hanya itu dalam website Dilan, lanjut Amin Mustofa juga sudah dibangun fitur PPID. Diharapkan fitur PPID ini mewadahi pemerintah desa untuk merapikan tata kelola informasinya terkait keterbukaan informasi publik.
“Kami tidak ingin kesulitan dalam melaksanakan fungsi layanan informasi publik. Jadi nanti fitur PPID itu untuk segera diisi. Harapan kewajiban desa sebagai badan publik untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan warga tidak terkendala. Terpenting, jangan sampai portal website ini mangkrak atau terbengkalai,” pesannya.
Terkait penamaan domain, Kepala Bidang Informatka Dinas Kominfo ali Surahmad mengungkapkan, portal website Dilan menjadi tugas bidangnya bagian membangun infrastruktur dan informasi guna menopang kualitas layanan publik.
“Website Dilan ini sementara masih menggunakan domain klatenkab.go.id. Berdasar catatan petugas kami, domain desa sudah turun dicatatkan di Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI) pusat sebanyak 89 desa dengan nama desa.id. Sampai akhir tahun target kami pelatihan dulu, sehingga 2022 bisa langsung siap digunakan,” pungkasnya. (merah/hm)








