M-RADARNEWS.COM, OPINI – Menyongsong era baru negeri Bahari Nusantara yang terdiri dari berbagai suku, budaya, serta bahasa. Indonesia juga di kenal sebagai negara maritim terbesar di dunia. Luas lautnya mencapai 65 persen dari total luas wilayah Indonesia.

Luas laut Indonesia mencapai lebih dari 5,8 juta kilometer persegi. Kekayaan lautnya meliputi sumber daya alam hayati dan non-hayati yang berlimpah ruah seperti ikan, udang, kerang, rumput laut, terumbu karang, dan garam. Kekayaan ini juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai sektor seperti perikanan, pariwisata, dan industri.

Mungkin, hal ini yang disalahgunakan pemanfaatannya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga dengan mudahnya bisa memasang pagar di laut sampai berpuluh-puluh kilometer. Keindahan Laut yang Ternoda…!

Selain itu, yang bikin melongo pagar laut tersebut sudah memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Benar-benar aneh kan? Jangan-jangan sudah izin sama Nyi Roro Kidul yang dikenal sebagai Ratu penguasa Pantai Selatan atau dengan Ratu lain. Sungguh miris lautku!.

Sebagian orang berspekulasi, apakah ini hanya peralihan isu kasus korupsi Rp300 triliun yang hanya di vonis ringan ataukah hanya propaganda saja, tetapi faktanya sesuai adanya. Pemerintah harus lebih tegas dan serius menangani masalah ini, agar martabat bangsa bisa terjaga.

Kita yakin dan percaya, Pemimpin kita bisa menunjukkan taringnya dan menjaga Marwah kedaulatan negara tercinta ini. Dengan rasa persatuan dan kesatuan, kerja sama antara rakyat dan pemerintah bersama menjaga keutuhan NKRI dari tangan-tangan jahat angkara murka.

Sungguh cobaan yang luar biasa bagi negara kita. Hanya untuk memperkaya harta dunia sehingga rela dan tega menyakiti hati Ibu Pertiwi dan Bapak Angkasa, yang dimana berbanding terbalik dengan pejuang terdahulu yang rela mengorbankan harta, jiwa dan raga.

Berbagai tipu daya cara yang menyesatkan di lancarkan demi mencapai tujuan yang tidak bisa di benarkan. Di sini apapun bisa di jual belikan dan diperdagangkan pun pasti laku serta laris kalau ditawarkan, seperti; jual orang, jual jabatan, jual laut, bahkan jual nasab.

Kita berharap, bangsa yang telah lama sakit bisa kembali bugar. Jangan biarkan penyakit kronis korupsi dan judi kambuh lagi dengan aplikasi yang tak terawasi dan jangan pula negara kita dijadikan seperti Timur Tengah. Saatnya untuk bangkit dari keterpurukan, rakyat sehat negara kuat, Indonesia subur, rakyat makmur walaupun penglihatan masih kabur.

 

 

 

Penulis/Editor: Slamet H
Spread the love