Pemprov Jateng Percepat Verval Gerai KDKMP, Progres Tembus 61,67 Persen
M-Radar News, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), terus memacu percepatan verifikasi dan validasi (verval) gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap gerai memiliki kesiapan fisik, administrasi, sarana prasarana, hingga sumber daya manusia (SDM) sebelum beroperasi.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Jateng Linda Widiastuti Ariningrum mengatakan, saat ini terdapat 8.523 unit KDKMP di Jateng. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.230 unit menjadi prioritas dalam proses verval.
“Progres verval, alhamdulillah, sudah melebihi target yang ditetapkan oleh pusat. Hingga 30 September 2026 pukul 19.30 WIB, verval telah mencapai 61,67 persen, dan angkanya masih terus bergerak,” kata Linda, pada Jumat (2/10/2026).
Ia menjelaskan, proses verval dilakukan dengan pemeriksaan langsung terhadap kondisi gerai koperasi. Petugas mengecek kesiapan bangunan, sarana dan prasarana, serta kelengkapan administrasi, kemudian memasukkan hasil pemeriksaan ke dalam Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkodes).
Data yang telah diinput, selanjutnya ditelaah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Proses tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan tata kelola KDKMP berjalan tertib dan transparan.
Menurut Linda, verval tidak hanya menyangkut kesiapan fisik gerai. Kapasitas dan jumlah SDM yang akan mengelola koperasi juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses tersebut.
Pemprov Jateng, lanjutnya, turut mendampingi pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat proses verval. Pendampingan juga mendapat perhatian dari Kementerian Koperasi karena jumlah KDKMP di Jawa Tengah tercatat paling banyak di Indonesia.
“Maka kita betul-betul pantau dan kita dampingi, karena Kemenkop berharap Jawa Tengah bisa menjadi barometer bagi provinsi yang lain. Banyak kabupaten/kota juga masih terbatas dari sisi SDM. Di situlah kementerian turun untuk melakukan pendampingan,” jelas Linda.
Untuk memperkuat kesiapan SDM, Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) Dinkop UKM Provinsi Jateng bekerja sama dengan Dinas Koperasi kabupaten/kota se-Jateng, menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP.
Pelatihan tersebut akan dilaksanakan dalam 168 angkatan mulai 5 Oktober hingga akhir November 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pengelola koperasi sehingga KDKMP tidak hanya siap secara fisik dan administratif, tetapi juga memiliki SDM yang mampu menjalankan operasional secara profesional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












