M-RADARNEWS.COM, BALI – Gubernur Bali, I Wayan Koster dengan tegas membantah kabar mengenai ratusan karyawan hotel dan restoran di Kabupaten Badung, yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena efisiensi anggaran pemerintah. Dirinya menduga, bahwa isu ini tidak berdasar dan disebarkan oleh pihak-pihak yang kecewa serta ingin menciptakan situasi yang tidak kondusif.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Koster, saat konferensi pers Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-11 di BICC Hotel Westin Nusa Dua, Badung, didampingi Ketua ASITA Bali I Putu Winastra dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, pada Rabu (12/06/2025).

“Buat saya datanya simple. Pajak hotel restoran yang terealisasi dari Januari sampai Mei ini naik dari 2024. Kalau pajak hotel dan restoran naik, masa dia PHK? Kan lucu, nggak benar ini. Saya kira gosip saja ini,” ujar Koster.

Koster mengungkapkan, bahwa data yang ia miliki justru menunjukkan hal sebaliknya. Peningkatan Pajak Hotel dan Restoran; Ia menyatakan, bahwa penerimaan pajak dari sektor hotel dan restoran dari Januari hingga Mei 2025, mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2024. Koster berpendapat, bahwa jika pajak naik, tidak masuk akal jika terjadi PHK.

Sedangkan Tingkat Hunian Hotel yang Sehat; Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Koster menyebutkan bahwa tingkat hunian hotel di Bali selama Januari hingga Mei 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Bahkan, tingkat hunian di hotel-hotel seperti Nusa Dua, Sanur, dan Ubud mencapai 70 persen hingga 90 persen, dengan tingkat terburuk sekalipun adalah 57 persen,” imbuh Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Berdasarkan data tersebut, Koster memastikan bahwa tidak ada PHK di sektor pariwisata Bali. Ia mengindikasikan, bahwa PHK mungkin terjadi di luar sektor pariwisata.

Kendati demian, Koster meminta Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, untuk melakukan pengecekan ulang terhadap kebenaran laporan tersebut. Ia menegaskan, bahwa sektor perhotelan di Bali masih dalam kondisi stabil dan sehat. (yd/dn)

Spread the love