M-RADARNEWS.COM, JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), memastikan bahwa seluruh pelayanan publik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota tidak terganggu, meskipun terjadi beberapa demonstrasi belakangan ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, bahwa sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, semua aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat harus tetap berjalan normal.

​”Ini adalah bentuk tanggung jawab kita semua. Penting bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap beraktivitas melayani masyarakat. Jadi, jika ada yang butuh pelayanan di kantor, semuanya berjalan normal,” jelas Sumarno seoerti dikutib, pada Senin (01/09/2025).

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi juga menegaskan, bahwa pelayanan publik di seluruh Jawa Tengah tetap berjalan. Ia juga telah berkoordinasi dengan seluruh bupati, wali kota, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di masing-masing wilayah untuk memastikan hal tersebut.

Luthfi turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, jaminan keamanan dan ketertiban adalah syarat utama agar pembangunan dapat berjalan dengan baik. Ia yakin, masyarakat Jawa Tengah bisa bekerja sama untuk mewujudkan hal tersebut.

​​Wakil Gubernur Taj Yasin menambahkan, bahwa peradaban di Jawa Tengah dibangun di atas dasar kebersamaan, kedamaian, dan gotong royong.

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jateng, terutama mengingat pertumbuhan ekonomi saat ini sedang bagus dengan banyaknya investor yang datang.

“Mari kita kawal bersama kemakmuran dan kemajuan bangsa ini, khususnya di Jawa Tengah, agar masyarakat kita betul-betul tenteram,” ujar Taj Yasin.

Dengan demikian, Taj Yasin berharap investasi yang masuk dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan demi kesejahteraan masyarakat. (ed/**)

Spread the love