M-RADARNEWS.COM, JATIM – Dalam momentum bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/Tahun 2025, Satlantas Polresta Banyuwangi menggandeng Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan takjil gratis kepada para pengguna jalan. Kegiatan ini berlangsung di Simpang Lima, Banyuwangi, pada Selasa (18/03/2025).
Selain membagikan takjil gratis, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas bagi para pengguna jalan terutama menjelang Lebaran 2025. Dalam aksi ini, disambut baik dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melalui Wakasatlantas AKP Diamond R. Bangun, S.T.K., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya disiplin berkendara di tengah meningkatnya arus lalu lintas menjelang hari raya Idul Fitri.
“Kami ingin mengingatkan masyarakat, bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Tertib berlalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan yang lainnya,” ujarnya.
AKP Diamond juga mengimbau kepada para pemudik untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menghindari kecepatan berlebih, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan jauh.
Sementara Ketua KJJT Banyuwangi, Ricky Sulivan menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, keterlibatan media dalam sosialisasi keselamatan berkendara sangat penting agar pesan yang disampaikan lebih luas dan efektif.
“Kami siap membantu menyebarluaskan informasi dan edukasi terkait keselamatan lalu lintas. Melalui sinergi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya berkendara dengan aman dan tertib,” kata Ricky.
Sebanyak 300 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi singkat terkait aturan lalu lintas, pentingnya menggunakan helm, dan kewajiban memiliki surat kendaraan yang lengkap.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib dan aman, terutama di momen libur panjang. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, angka kecelakaan di jalan raya bisa ditekan, dan masyarakat lebih disiplin dalam berkendara. (by/*)
