M-RADARNEWS.COM, JATIM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Bintang 5 TOP BUMD Awards 2026, sekaligus mempertahankan capaian serupa yang diraih pada tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Ir. Dwi Hary Soeryadi, M.M.T., pada malam penganugerahan di Jakarta, pada Senin (13/04/2026).

Selain kategori TOP BUMD, penghargaan juga diberikan kepada Dwi Hary sebagai TOP Direktur Utama BUMD 2026, serta kepada Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn, sebagai TOP Pembina BUMD 2026.

Dwi menyampaikan, bahwa penghargaan ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam memperkuat tata kelola dan mendorong transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

“Fokus kami adalah memperkuat tata kelola dan digitalisasi sebagai fondasi peningkatan kinerja bisnis sekaligus mutu layanan,” ujar Dwi.

Berdasarkan audit kinerja Tahun 2024 yang dilakukan BPKP, Perumda Delta Tirta mencatat skor 3,18. Audit untuk tahun buku 2025 saat ini masih berlangsung.

Secara operasional, jumlah pelanggan tercatat mencapai 186.349 sambungan, dengan cakupan layanan air minum sebesar 35,09 persen. Namun, tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) masih berada di angka 34,06 persen.

“Cakupan layanan kami baru 35 persen dan NRW masih di kisaran 34 persen. Ini menjadi tantangan utama yang terus kami benahi,” jelas Dwi.

Meski demikian, Dwi menegaskan, bahwa kualitas layanan tetap terjaga, di antaranya dengan distribusi air bersih yang berjalan 24 jam.

Sebagai langkah strategis, Perumda Delta Tirta terus memperkuat implementasi digitalisasi di seluruh lini. Salah satunya melalui proyek percontohan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) untuk meningkatkan efisiensi distribusi serta menekan tingkat kehilangan air.

Perusahaan juga mengembangkan Digital Asset Management System (DMAS) yang terintegrasi dengan teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) yang telah digunakan sejak 2021. Integrasi ini mencakup layanan pemasangan sambungan baru, keuangan, SDM, pengadaan, hingga monitoring dan evaluasi.

“Seluruh proses internal saat ini sudah terintegrasi. Ini bagian penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi,” tambahnya.

Dwi juga menyoroti, bahwa keseluruhan sistem digital tersebut merupakan hasil inovasi internal tim Perumda Delta Tirta, menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun kemandirian teknologi.

Ke depan, perusahaan menargetkan peningkatan cakupan layanan serta penurunan signifikan pada angka NRW melalui optimalisasi teknologi dan percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru.

Dengan penguatan tata kelola, inovasi digital, dan pengembangan infrastruktur, Perumda Delta Tirta optimistis dapat menghadirkan layanan air bersih yang semakin luas, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sidoarjo. (znr/*)

Spread the love