Leagues Cup 2026: Richard Ledezma Jelaskan Pemilihan Eksekutor Penalti Chivas vs LAFC
M-Radar News – Pertandingan Leagues Cup antara Chivas de Guadalajara dan Los Angeles Football Club (LAFC) berakhir dengan skor 1-1 dan dilanjutkan ke adu penalti yang dimenangkan LAFC 5-4.
Dalam laga yang berlangsung di BMO Stadium, Richard Ledezma, bek kanan Chivas, mengungkapkan bagaimana proses pemilihan eksekutor penalti oleh timnya berlangsung.
Ledezma menyatakan, bahwa pelatih Gabriel Milito memberikan kebebasan penuh kepada para pemain untuk menentukan siapa yang ingin mengambil penalti.
“Pelatih bertanya, ‘Siapa yang ingin mengeksekusi penalti?’ di depan semua pemain, menunjukkan kepercayaan yang tinggi kepada kami,” ujarnya seperti dikutib, Kamis (6/8/2026).
Namun, strategi ini gagal membawa hasil karena Chivas gagal mengeksekusi dua penalti, yang akhirnya berkontribusi pada kekalahan mereka.
Selain itu, Ledezma juga mengakui bahwa peranannya di pertandingan kali ini lebih defensif dari biasanya karena harus menghadapi ancaman dari Denis Bouanga, penyerang LAFC. Ia sempat melakukan beberapa kesalahan yang hampir berujung gol bagi LAFC.
Sementara itu, rekan setimnya, José Castillo, menyampaikan kekecewaannya atas hasil yang didapat namun tetap optimis dengan fondasi yang dimiliki tim.
Menurut Castillo, meskipun hasil memuaskan belum tercapai, Chivas memiliki basis yang kuat untuk terus berkembang di kompetisi.
Dari sisi LAFC, Son Heung-min yang biasanya rajin mencetak gol, kali ini gagal mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Gol LAFC dicetak oleh Denis Bouanga, sedangkan gol balasan Chivas dicetak oleh Roberto Alvarado.
Pada babak penalti, kiper LAFC Thomas Hasal menjadi pahlawan dengan menggagalkan penalti pemain Chivas, termasuk penalti terakhir yang diambil Luis Romo, yang juga menjadi sorotan negatif dari suporter dan analis sepak bola.
Pelatih LAFC, Marc Dos Santos, dalam konferensi pers menyoroti pentingnya pertandingan yang seimbang antara Amerika Serikat dan Meksiko dalam penyelenggaraan Leagues Cup.
Ia juga menilai, bahwa perbedaan kualitas antara MLS dan Liga MX kini semakin kecil, meskipun bermain di kandang tim Meksiko tetap menjadi tantangan tersendiri.
Analisis dari komentator sepak bola Álvaro Morales juga mengkritik penampilan Chivas, terutama eksekusi penalti oleh Raúl Rangel dan Luis Romo.
Morales menegaskan, bahwa hasil pertandingan menunjukkan bahwa aspek pencetakan gol tetap menjadi faktor kunci dalam meraih kemenangan.
Dengan hasil ini, Chivas harus segera mengevaluasi strategi dan performa mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam Leagues Cup 2026, sementara LAFC menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kompetisi antar liga ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












