Ruben Amorim Belajar dari MU, AC Milan Tampil Lebih Fleksibel Hadapi Lecce
M-Radar News – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim mengungkapkan, bahwa dirinya memberikan kebebasan lebih kepada para pemain AC Milan dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-0 atas Lecce, pada Senin (21/9/2026) dini hari.
Keputusan ini diambil setelah pelatih asal Portugal tersebut belajar dari pengalamannya saat melatih Manchester United yang terlalu terpaku pada sistem permainan kaku.
Setelah mengalami dua hasil imbang beruntun melawan Juventus dan Lazio serta kekalahan 0-2 dari Benfica di Liga Europa, Amorim melakukan penyesuaian taktik.
Salah satunya adalah membangun serangan dari lini belakang dengan menggunakan formasi empat bek, termasuk menempatkan Mario Gila pada posisi yang lebih melebar.
Penampilan perdana Christian Pulisic sebagai starter juga menjadi sorotan, di mana ia berhasil mencetak gol pembuka bagi AC Milan pada musim 2026.
Peningkatan Performa AC Milan
Ruben Amorim menyatakan, bahwa kebebasan yang diberikan kepada pemain membuat timnya tidak hanya menguasai bola, tetapi juga menjadi ancaman bagi lawan.
Ia menilai, pergerakan para pemain yang cerdas terutama ketika berlari ke ruang kosong di belakang pertahanan lawan, membuat permainan AC Milan semakin dinamis dan berbahaya.
“Kami mengalami banyak peningkatan. Kebebasan para pemain dan pergerakan mereka membuat kami bukan hanya tim penguasa bola, melainkan tim yang efektif dan berbahaya,” ujar Amorim dikutib dazn.com, Senin (21/9/2026).
Ia juga menambahkan, bahwa timnya mampu mengendalikan permainan dengan baik dan bertahan solid meskipun lawan menunggu kesalahan yang mungkin terjadi.
Peran Luka Modric dan Tantangan Strategis
Dalam pertandingan ini, peran Luka Modric menjadi bahan perdebatan karena statusnya yang sempat dicadangkan melawan Benfica dan hanya dimainkan sebagian babak saat melawan Lazio.
Amorim menjelaskan, bahwa Modric membutuhkan penguasaan bola yang lebih banyak agar dapat tampil maksimal, dan dalam pertandingan dengan banyak situasi transisi seperti melawan Lazio, bukanlah kondisi ideal bagi gelandang berpengalaman tersebut.
Kondisi Klasemen dan Prospek AC Milan
Memasuki jeda kompetisi internasional, AC Milan berhasil mengumpulkan 11 poin dari lima pertandingan Serie A 2026/2027. Mereka tertinggal dua poin dari kelompok pemuncak klasemen yang terdiri dari AS Roma, Inter Milan, dan Lazio.
Amorim menilai, posisi ini cukup baik mengingat tim-tim pesaing telah lebih lama bermain bersama dan memiliki pola permainan yang lebih mapan.
“Kami tidak kehilangan banyak poin, hanya dua saat bertandang ke Lazio dan Juventus,” jelas Amorim.
Penampilan melawan Lecce juga menunjukkan peningkatan dalam pendekatan permainan, termasuk penguasaan bola sekitar 70 persen dan pencapaian gol pertama Milan di babak pertama sepanjang musim ini.
Dengan strategi yang lebih fleksibel dan kebebasan yang diberikan kepada pemain, Ruben Amorim berharap AC Milan dapat terus menunjukkan performa yang solid dan bersaing di puncak klasemen Serie A musim ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












