Meminimalisir Peredaran Narkotika, Komisi A DPRD Jatim Dorong Pemerataan Kantor BNN di Seluruh Kab/Kota

JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-        Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) prihatin dengan belum dibentuknya kantor Badan Nasional Narkotika (BNN) kabupaten/Kota di Jatim. Maka dari itu, pihak komisi A terus berharap dan mendorong agar ada pemerataan jumlah kantor BNNK tersebut, sehingga upaya pemberatasan peredaran narkoba di Jatim.

“Peredaran narkotika di Jatim saat ini masih tertinggi secara nasional. Tapi tak ditunjang keberadaan BNNK di Jatim. Dari data BNNP (Badan Narkotika Nasional Propinsi) di Jatim baru ada 17 BNNK se Jatim dari jumlah 38 kabupaten/kota. Kami mendorong tahun 2020 ke depan sudah terpenuhi semua di daerah,” ungkap ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (purn) Istu Hari Subagio saat kunjungan ke BNNP Jatim, Rabu (8/1/2020).

Mayjen Istu yang juga Mantan gubernur Akmil ini mengatakan, pihaknya berharap dengan pemerataan jumlah BNNK tersebut bisa meminimalisir peredaran narkotika di Jatim. “Setidaknya BNNK bisa memotong peredaran narkotika sampai ditingkat daerah,” jelas pria kelahiran Nganjuk ini.

Tak hanya itu, Komisi A DPRD Jatim mendorong juga di Jatim didirikan panti rehabilitasi narkotika. “Selama ini jika ada pecandu berat selalu dirujuk ke Ledo Bogor. Selama ini ada penanganan di rumah sakit umum tapi tak maksimal. Kami berharap Pemprov untuk membangun panti rehabilitasi pecandu narkotika,” ungkap anggota Komisi A DPRD Jatim Achmad Firdaus.

Politisi Asal Partai Gerindra ini mengungkapkan panti rehabilitasi ini sangat penting karena bisa menekan jumlah pecandu narkotika yang saat ini angkanya tinggi. “Dulu sempat di wacanakan dibuat di Madiun. Tapi kami tak tau kelanjutannya. Kami tak persoalkan pembuatnnya yang penting panti rehabilitasi pecandu narkotika harus ada di Jatim,” pungkas pria asal Lamongan ini.

Dalam kunjungan di BNNP Jatim ini, Komisi A DPRD Jatim ini langsung dipimpin ketua Komisi A DPRD Jatim, diikuti anggota Komisi A lainnya, Ahmad Firdaus Febriyanto, Ahmad Tamim, Heri Setiawan, langsung ditemui oleh kepala BNNP Jatim, Brigjen Bambang Priambadha di jalan Sukomanunggal Surabaya. (tim/jnr/kmf)

Tutup