Sanggar Seni Bandung Bondowoso Klaten Bersama Lokantara Insitute Gelar Ruwatan ‘Tolak Balak’ di Kali Opak
JATENG, (M-RADARNEWS.COM),- Sanggar Seni Bandung Bondowoso, Klaten berkolaborasi dengan Lokantara Insitute menyelenggarakan ritual ‘Ruwatan Ageng’ sebagai wujud kepedulian dan rasa tanggung jawab para seniman dan budayawan terhadap kondisi bangsa yang sedang prihatin karena merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19) saat ini.
Laku atau aksi budaya ruwatan ini menujukkan kalau para seniman dan budayawan, khususnya yang berlatar belakang budaya Jawa ini tidak hanya bisa hura-hura atau bersenang- senang. Sementara kondisi masyarakat di sekitarnya baru terkena ‘Pagebluk’ (Wabah Penyakit) yang menimpa banyak orang.
Marsono Purwoatmodjo, salah seorang pegiat seni budaya kejawen yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut kepada awak media mengatakan, bangsa kita baru prihatin karena adanya ‘Pagebluk’ Covid 19. Maka dari itu, sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab kami terhadap kondisi itu, kami melakukan ruwatan tolak balak (kesialan). Acara ini murni atas prakarsa kami, Sanggar Seni Bandung Bondowoso dengan Lokantara Institute, kata pemilik Sanggar Seni Bandung Bondowoso ini.
Acara ruwatan tersebut dilakukan dengan jalan kaki dari gapura perbatasan, wilayah Kraton Kasunanan Surakarta dengan Kraton Yogyakarta di depan Candi Prambanan sampai dengan Kali Opak yang ada di sebelah barat Candi Prambanan berjarak kurang lebih 500 meter.
Dalam aksi ruwatan, para peserta aksi semuanya mengenakan pakaian tradisional Jawa dengan membawa baki yang berisi kembang setaman dan rupa-rupa sesaji lainnya. Saat para peserta aksi itu sedang berjalan, mereka melantunkan tembang tradisional Jawa yaitu ‘Mocopat’. Saat melantunkan tembang-tembang Mocopat tersebut, para peserta terlihat khusyuk dan larut dalam suasana keprihatinan atas kondisi bangsa saat ini.
Acara ruwatan seperti ini adalah, salah satu bentuk kepasrahan masyarakat Jawa kepada Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Mereka berharap Tuhan berkenan menerima doa dan permohonan umatnya agar bangsa ini diberi kekuatan untuk bangkit dari musibah yang dialami. (Dn)








