Plasma Konvalensen Kembali Digelar, Walikota: Yang Penting Rakyat Surabaya Bahagia dan Punya Pekerjaan

JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-           Plasma konvalesen atau plasma darah dari pasien yang sembuh dari infeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dianggap berpotensi menjadi terapi yang aman untuk pasien Covid-19.

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang terinfeksi virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 yang dalam penanganan saat ini.

Di Surabaya sendiri, donor darah ini sudah dijalankan. Banyak penyitas Covid-19 asal Surabaya yang telah mendonorkan plasma darah konvalensennya. Seperti hari ini, Sabtu (06/03/2021) donor darah konvalensen kembali digelar di Suara Surabaya Centre.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi yang mendatangi acara tersebut mengungkapkan, bahwa Kota Surabaya telah memiliki beberapa agenda peresmian yang akan di resmikan dalam waktu dekat. Namun, karena kendala pandemi Covid-19 hal tersebut tidak jadi dilaksanakan.

“Jadi karena Covid-19 terkait museum seni kita itu ya, ditunda karena Covid-19. Karena berat dari saya kini harus mengutamakan yang mana, saya harus mengutamakan rakyat untuk bisa bekerja mendapatkan penghasilan untuk kehidupan keluarganya. Atau saya tidak mengutamakan prasasti yang mungkin nama saya akan menjadi bagus,” ujar Eri Cahyadi.

Selain itu, Walikota Surabaya ini juga mengungkapkan keinginannya untuk senantiasa mensejahterahkan warga Surabaya. “Saya insya allah tidak akan melakukan itu, buat saya prasasti nama saya tidak penting. Tapi yang penting adalah bagaimana rakyat surabaya ini bisa bahagia dan punya pekerjaan. Bagaimana masyarakat juga memiliki kemampuan secara ekonomi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eri juga menyampaikan jika masyarakat dan musisi menginginkan adanya musik untuk hiburan. Sehingga Pemkot Surabaya juga akan menyediakan pentas tersebut dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Nanti bisa dengan penonton yang dibatasi atau jika memungkinkan juga bisa akan melakukan pentas tanpa adanya penonton” pungkas Walikota Eri Cahyadi. (red/hm)

Tutup