116 Warga Jetis, Juwiring Dapatkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua dengan Prokes Ketat

JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-              Sebanyak 116 warga di Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah mendapatkan suntik Vaksinasi Covid-19 untuk tahap yang kedua Rabu, (07/07/2021).

Vaksinasi ini dilakukan untuk memperkuat imun warga mencegah dan mengatasi maraknya penyebaran Virus Covid-19 di masa pandemi yang belum mereda, bahkan melonjak tajam hingga ke pelosok desa.

Dengan harapan pemberian vaksin pada kaum lansia dan warga ini mampu menangkal penyebaran penyakit dan virus Covid-19 dengan berbagai varian yang berbahaya saat ini.

Untuk itu, segera Pemdes Jetis bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten melalui Puskesmas Juwiring melaksanakan pelayanan vaksinasi bagi warganya untuk tahap yang ke-2.

Pelaksanaan giat dilakukan di aula desa setempat berjalan lancar, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M dari pemerintah.

Kepala Desa Jetis Slamet Witoyo melalui Sekdes Mulyata mengatakan, bahwa
vaksinasi tahap kedua dikuti oleh 116 orang, diantaranya kaum lansia serta kader dan relawan desa. Giat vaksinasi tersebut dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Sementara itu, Plt Kepala Puskesmas Juwiring dr. Mariana Sukowati mengatakan, bahwa, vaksinasi lansia dan warga ini di laksanakan oleh Petugas Puskesmas Juwiring sekitar 10 petugas dibantu bidan desa, perangkat desa, petugas Koramil dan Polsek, dengan tetap menerapkan prokes ketat dalam masa PPKM Darurat seperti ini.

“Masyarakat biar ada imun, vaksin hari ini di Desa Jetis semoga bisa maksimal dengan melalui proses yang lebih cermat dan ketat,” katanya.

Salah seorang bapak bernama Yatno (76),
warga dukuh Daleman yang menerima vaksin dosis kedua lansia ini mengatakan, ikut vaksinasi ini agar sehat dan kuat terbebas dari Virus Covid-19. “Saya datang dan ikut divaksin agar tubuh tetap sehat dan tidak terserang Virus Corona,” katanya mantap.

Dan seperti pada tahapan yang sudah dilakukan, setelah disuntik vaksin para lansia dan warga diminta menunggu waktu selang sekitar 30 menit kemudian untuk diketahui apakah vaksin yang diterimanya memiliki efek samping atau tidak. Jika tidak ada efek samping maka warga yang telah divaksin menerima surat keterangan bahwa sudah mengikuti proses pemeriksaan dan suntik Vaksin Covid-19.

Para warga Desa Jetis ini nampak penuh antusias dan dengan tertib mengantre untuk menerima suntik vaksinasi dengan dilakukan pengecekan suhu badan terlebih dahulu.

“Disuntik vaksin ternyata tidak sakit, butuh waktu cuma beberapa menit dan tak terasa ternyata sudah selesai,” seloroh seorang ibu yang sebelumnya nampak takut.

“Vaksin hari ini semoga dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk kekebalan tubuh serrta kesehatan lansia dan warga,” tambah dr Mariana.

(Danang K )

Tutup