Update Perkembangan Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 2 November 2021

JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-               Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 22.065 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.417 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 77 positif dan 19.340 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 30.233 orang dites, dengan hasil 10 positif dan 30.223 negatif.

Pemilik Homestay Senang Pariwisata di Kepulauan Seribu Sudah Dibuka
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. “Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 163.519 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 652.099 per sejuta penduduk,” terang Dwi, seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Selasa (02/11/2021).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 58 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 937 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 861.700 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 847.201 dengan tingkat kesembuhan 98,3 persen, dan total 13.562 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12,4 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.907.474 orang (122,0 persen), dengan proporsi 67 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 33 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 10.046 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 8.422.163 orang (94,2 persen), dengan proporsi 70 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 30 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 23.758 orang. (red/ppid)

Tutup