Dirjen Yankes RI Tekankan pada Seluruh Rumah Sakit Tidak Menolak Pasien

JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-              Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Republik Indonesia (Dirjen Yankes RI) tekankan kepada seluruh rumah sakit untuk tidak menolak pasien, karena satu pasien dapat menjadi corong masyarakat terhadap suatu rumah sakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Republik Indonesia, Abdul Kadir pada saat menghadiri acara peringatan HUT RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten ke-94 dan Peresmian Gedung Bedah Sentral dan Critical Care, Senin pagi (20/12/2021).

Direktur Umum RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, Endang Widyaswati melaporkan mengingat bahwa instalasi bedah sentral di RSST Klaten sudah under standart dan dengan semakin bertambahnya umur, maka RSST Klaten melakukan renovasi yang akhirnya dapat terselesaikan selama 3 tahun. Pembangunan gedung bedah sentral terpadu dan critical care tersebut dalam rangka mewujudkan visi RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten yang unggul dalam pelayanan publik di dalam rencana strategi bisnis tahun 2020-2024.

Hal tersebut tentunya sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan dan Dirjen Pelayanan Kesehatan, bahwa rumah sakit vertikal harus mampu sebagai rumah sakit berkelas internasional paling tidak tingkat ASEAN kemudian juga sebagai pusat riset dan sebagai pengampu rumah sakit tidak hanya di wilayahnya namun juga provinsi lain sesuai dengan tugas.

Selanjutnya, Endang Widyaswati menyadari bahwa angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Klaten yang masih di atas rata-rata Jawa Tengah, sehingga diharapkan Keberadaan Gedung Bedah Sentral Terpadu dan Critical Care/ Center dapat membantu untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya menyampaikan, bahwa pertemuan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk bersama-sama mendorong serta membangun pelayanan kesehatan di tanah air.

Dirinya berharap semoga ke depan RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten semakin maju berkualitas dan semakin meningkatkan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Yoga Hardaya menambahkan, kegiatan tersebut merupakan suatu langkah maju yang dilakukan oleh segenap jajaran RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Yoga Hardaya menyambut baik dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh segenap jajaran RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Semoga dengan bertambahnya fasilitas di RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dapat semakin berperan dalam memajukan pembangunan bidang kesehatan Kabupaten Klaten, serta dapat memperkuat komitmen dalam bidang kesehatan dengan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Republik Indonesia, Abdul Kadir dalam kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa di dalam mengembangkan rumah sakit perlu mengacu dalam master plan, sehingga terdapat acuan-acuan yang dapat dipedomani.

Dirinya berharap semoga RSUD Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dapat menjaga image sebagai rumah sakit pusat, jangan sampai ada pasien yang tertolak, jangan sampai menolak pasien karena satu pasien dapat menjadi corong pandangan masyarakat terhadap suatu rumah sakit. (red/hm)

Tutup