Berikut Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Jatim per 16 Februari 2022
JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Perkembangan Kasus Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) bertambah 7.919 pada Rabu, (16/02/2022). Dengan demikian total kasus aktif di Jatim sebanyak 25.514 kasus atau 5.54 persen. Tambahan kasus didominasi dari Surabaya Raya, Sidoarjo dan Malang Raya.
Data Satgas Covid-19 Jatim yang dikutib dari laman resmi infocovid19.jatimprov, tambahan 7.919 kasus ini, yaitu dari Surabaya sebanyak 2.187 kasus, dari Sidoarjo 954 kasus, Kota Malang 624 kasus, Kabupaten Malang 521 kasus, Gresik 353 kasus, Kabupaten Kediri 296 kasus, Kabupaten Jember 269 kasus, dan Kabupaten Banyuwangi sebanyak 214 kasus.
Selain itu, dari Kabupaten Jombang sebanyak 203 kasus, Kabupaten Nganjuk 190 kasus, Kabupaten Pasuruan 149 kasus, Kabupaten Sumenep 125 kasus, Kabupaten Mojokerto 121 kasus, Kabupaten Lamongan 120 kasus, Kabupaten Lumajang 114 kasus, Kabupaten Situbondo 108 kasus, Kota Madiun 106 kasus, Kabupaten Bondowoso 103 kasus, dan Kota Batu 96 kasus, Kabupaten Bojonegoro 94 kasus, Kota Probolinggo 78 kasus, Kabupaten Tulungagung 77 Kasus, Kabupaten Ngawi sebanyak 77 kasus.
Selanjutnya dari Kabupaten Bangkalan 76 kasus, Kabupaten Madiun 70 Kasus, Kabupaten Magetan 68 Kasus, Kabupaten Probolinggo 65 kasus, Kabupaten Blitar 65 kasus, Kabupaten Ponorogo 57 kasus, Kabupaten Tuban 52 kasus, Kabupaten Trenggalek 44 kasus, Kabupaten Sampang 40 kasus, Kota Pasuruan 38 kasus, Kota Kediri 36 kasus, Kota Blitar 35 kasus, Kabupaten Pacitan 35 kasus, Kabupaten Pamekasan 30 kasus, dan Kota Mojokerto sebanyak 29 kasus.
Saat ini, Zona Orange di Jatim tercatat sebanyak 11 kabupaten/kota, yakni Banyuwangi, Kota Madiun, Kota Batu, Gresik, Kota Kediri, Bangkalan, Kota Surabaya, Malang, Sidoarjo, Kota Malang, dan Kota Pasuruan.
Sedangkan Zona Kuning sebanyak 27 kabupaen/kota, yaitu Jember, Ponorogo, Magetan, Situbondo, Kediri, Lumajang,
Tulungagung, Probolinggo, Sumenep, Mojokerto, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Bondowoso, Sampang, Trenggalek, Pacitan, Tuban, Madiun, Bojonegoro, Lamongan, Jombang, Blitar, Pasuruan, Ngawi, Nganjuk, Pamekasan, Kota Probolinggo.
Sebelumnya, pemerintah telah memperpanjang masa PPKM Jawa dan Bali sampai dengan 21 Februari melalui Instruksi Mendagri No 10 Tahun 2022. Untuk pemberlakuan PPKM Jawa Bali yang berlaku tanggal 15 hingga 21 Februari 2022, hanya tersisa 3 Kabupaten Jatim yang masuk PPKM Level 1.
Sebanyak 23 Kabupaten/Kota masuk PPKM Level 2. Ada 12 Kabupaten/Kota yang masuk PPKM Level 3, dan beberapa daerah besar seperti Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang masuk PPKM Level 3 saat ini. Berikut daftar PPKM di Jawa Timur:
PPKM Level 1:
Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Blitar
PPKM Level 2:
Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Jombang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Nganjuk,
Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Bojonegoro.
PPKM Level 3:
Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Bangkalan.(red/jnr/kmf)








