Per 18 Juni 2022: Angka Kesembuhan COVID-19 Capai 5.901.162 Orang

JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-            Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 18 Juni 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 523 terdiri 518 transmisi lokal dan 5 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga kini angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,9 juta orang sembuh atau tepatnya 5.902.162 orang.

Untuk kasus aktif nasional atau pasien COVID-19 membutuhkan perawatan medis, bertambah 736 kasus dan angka kumulatifnya di kisaran 8 ribu kasus atau tepatnya 8.062 kasus. Sementara, kematian bertambah 5 kasus transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif nasional menjadi 156.684 kasus.

Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan antigen), per hari ini bertambah 1.264 kasus terdiri 1.220 kasus transmisi lokal dan 44 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.066.908 kasus. Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan antigen) per hari sebanyak 63.109 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 3.606 kasus.

Disamping itu, pada perkembangan program vaksinasi penerima vaksin ke-1 bertambah 35.392 dengan totalnya melebihi angka 201 juta atau tepatnya 201.131.104 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 50.544 dengan totalnya melebihi 168 juta atau tepatnya 168.429.070 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 151.364 dengan totalnya melebihi 48 juta atau 48.844.513 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, angka kesembuhan bertambah dari 15 provinsi. Angka tertinggi harian dari 5 provinsi diantaranya, DKI Jakarta 291 dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.237.412 orang, diikuti Banten 84 terdiri 82 transmisi lokal dan 2 PPLN dengan kumulatifnya 290.880 orang, Jawa Barat 64 terdiri 63 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 1.091.195 orang, Jawa Timur 53 dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 545.171 orang, serta Bali 10 terdiri 8 transmisi lokal dan 2 PPLN dengan kumulatifnya 153.162 orang.

Lalu pada kasus terkonfirmasi positif bertambah dari 22 provinsi. Angka tertinggi dari 5 provinsi, diantaranya, DKI Jakarta 733 terdiri 696 transmisi lokal dan 37 PPLN dengan kumulatifnya 1.257.229 kasus, diikuti Jawa Barat 200 dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.108.477 kasus, Banten 142 terdiri 141 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 294.550 kasus, Jawa Timur 73 terdiri 72 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 577.030 kasus, serta Bali 42 terdiri 39 transmisi lokal dan 3 PPLN dengan kumulatifnya 158.057 kasus.

Disamping itu, hari ini penambahan kasus kematian transmisi lokal dari 4 provinsi dengan masing-masing 1 kasus. Tertinggi 2 kasus di Jawa Tengah 2 dengan kumulatifnya juga yang tertinggi sebanyak 33.204 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya masing-masing 1 kasus, antara lain, diikuti Jawa Barat dengan kumulatifnya 15.849 kasus, Sumatera Selatan 3.345 kasus dan Kalimantan Tengah 1.509 kasus.

Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 99.933.102 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.615.040 pesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 86.637.357 spesimen. Positivity rate orang harian dari RT-PCR/TCM dan Antigen di angka 3,39 persen, lalu positivity rate spesimen mingguan (12 – 18 Juni 2022) di angka 2,60 persen. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 2 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 46.264 orang dan kumulatifnya 65.958.237 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 59.891.329 orang, termasuk tambahan hari ini sebanyak 45.000 orang. Sementara positivity rate orang harian dari RT-PCR/TCM dan Antigen di angka 2,73 persen dan positivity rate orang mingguan (12 – 18 Juni 2022) di angka 2,04 persen. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada pada 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Sumber : Tim Komunikasi KPCPEN

Tutup