Mau Beli Hewan Kurban? Simak Imbauan DKPP Kabupaten Klaten
JATENG, (M-RADARNEWS.COM),- Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Haji 10 Dzulhijjah 1443 H kian dekat, kebutuhan masyarakat akan ternak untuk dijadikan hewan kurban pun meningkat. Sapi, kambing, hingga domba dengan kualitas terbaik menjadi incaran warga terutama umat muslim yang akan melaksanakan ibadah kurban.
Di tengah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyebar pada hewan ternak menjadi tantangan tersendiri, baik bagi warga yang mencari hewan kurban maupun peternak yang menjual hewan ternaknya. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten pun menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap aman saat mencari hewan kurban.
Kepala DKPP Klaten, Widiyanti mengatakan, dengan kondisi saat ini, masyarakat diminta untuk memberdayakan peternak lokal. Sehingga masyarakat mendapatkan jaminan ternak yang sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.
“Tidak perlu mencari sampai keluar daerah, cukup dari peternak lokal saja. Bisa langsung memastikan bagaimana kondisi hewan ternak yang akan dibeli,” ungkapnya kepada Tim Liputan Diskominfo Klaten, Rabu (29/06/2022).
Menurutnya, masyarakat dapat menghubungi peternak terdekat yang ada wilayah tempat tinggalnya, mulai dari kandang di desa hingga tingkat kecamatan. Selain aman, pola pembelian hewan kurban seperti ini kian memberdayakan peternak lokal.
“Yang jelas pilih yang sehat, mulai dari yang terdekat. Kalau ada di wilayah RT/RW, cukup beli di sana, lebih jauh lagi di tingkat desa, paling jauh di tingkat kecamatan. Berdayakan peternak lokal, selain jelas kondisi hewan ternaknya juga lebih aman karena meminimalisasi penyebaran PMK,” paparnya.
Menjelang Idul Adha, Pemkab Klaten telah mengizinkan pusat penjualan hewan ternak atau pasar hewan kembali beroperasi. Sehingga masyarakat dapat mudah mendapatkan hewan ternak yang dibeli untuk keperluan ibadah kurban saat Idul Adha nanti.
Namun, hanya hewan ternak lokal yang diizinkan untuk diperjualbelikan di pasar hewan. Sementara untuk hewan ternak dari luar Klaten masih dilarang untuk masuk. Diperkirakan jumlah ternak sapi dan kambing sehat di Kabupaten Klaten cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha nanti. (red/kmf)








