Pidato Akhir Tahun 2022, Gubernur Koster Jabarkan “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru”
BALI, (M-RADARNEWS),- Di penghujung tahun 2022, Gubernur Bali Wayan Koster sampaikan “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru” dalam Pidato Akhir Tahun 2022 dan sambut Tahun Baru 2023, pada Jumat, (30/12/2022) malam.
Pidato Akhir Tahun 2022 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Denpasar yang sekaligus dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Sekda Dewa Made Indra, Anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Bali, Forkopimda Provinsi Bali, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Walikota/Bupati se-Bali, Bandesa Agung MDA Prov Bali dan Bandesa Madya, Bandesa Alitan se-Bali, Camat, Perbekel, Seniman, Budayawan, Tokoh Masyarakat, hingga Mahasiswa serta siswa SMA/SMK se-Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, bahwa sepanjang tahun 2022, pembangunan infrastruktur dan sarana-prasarana strategis yang monumental, fundamental, dan bersejarah yang memerlukan aggaran sangat besar tetap berlangsung diantaranya Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Besakih di Karangasem, Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, Pembangunan jalan shortcut Singaraja-Mengwi.
Selain itu, Lanjut Koster, Pembangunan 3 Pelabuhan sekaligus diantaranya Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan yang sudah berdiri megah. Sedangkan yang saat ini berproses pekerjaan yakni Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Buleleng, Pembangunan Bendungan Tamblang di Buleleng dan Bendungan Sidan di wilayah Badung-Bangli-Gianyar, dan Pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali, sepanjang 96 km (Gilimanuk-Mengwi).
“Pembangunan Bali pada periode pertama kepemimpinan Titiang (Saya) bersama Wakil Gubernur, Tjok Oka Sukawati merupakan implementasi nyata dari Visi “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju BALI ERA BARU, yang mencakup seperti Penguatan dan Pemajuan Adat-Budaya, Pelindungan Kekuatan dan Keindahan Alam Bali, Tranformasi Perekonomian dengan Ekonomi Kerthi Bali,” ungkapnya.
“Serta terus mendorong penggunaan produk Lokal Bali, Pemajuan Pendidikan dan SDM Bali Unggul, Menjadikan Bali Pulau Digital, Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Monumental dan Menyelenggarakan Bali Good Governance,x imbuh Gubernur Wayan Koster. (rd/fbk)








