334 Guru PPPK Terima SK Pengangkatan, Bupati Ipuk Harap Tenaga Pendidik Berikan yang Terbaik bagi Siswa
M-RADARNEWS.COM, JATIM – Sebanyak 334 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK formasi guru menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan di lingkungan Pemkab Banyuwangi yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, pada Selasa, 8 Agustus 2023. SK pengangkatan diserahkan secara langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Kepada ratusan guru PPPK penerima SK pengangkatan, bupati Ipuk Fiestiandani berpesan agar mereka turut andil dalam membangun Banyuwangi melalui bidang pendidikan. “Mari membangun Banyuwangi melalui pendidikan yang baik. Dengan cara mengajarkan anak didik kita dengan hal-hal baik,” kata bupati Ipuk.
Setelah diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN), Ipuk ingin para tenaga pendidik memberikan yang terbaik bagi para siswa di Banyuwangi.
Kabupaten Banyuwangi, kata Ipuk, menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritas. Ia menyebut, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara berbarengan oleh seluruh pihak terkait, termasuk oleh para guru.
“Saya ingin pendidikan bisa dirasakan oleh seluruh anak. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi ke depan. Tapi saya yakin, dengan banyaknya guru PPPK, para anak akan bisa dilayani dengan baik,” sambung Ipuk.
Bupati Ipuk mencontohkan, salah satu tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini adalah soal peningkatan kompetensi siswa. Kompetensi itu diperlukan agar mereka memiliki skill yang dibutuhkan untuk melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya maupun untuk masuk ke dunia kerja.
“Mari libatkan bapak-ibu sekalian dalam semua aktivitas di sekolah dengan cara memberi pelajaran yang baik, melatih, memotivasi, dan menjadi contoh bagi semua anak-anak,” tambah dia.
Terakhir, Ipuk juga berpesan agar para guru tak berhenti untuk belajar. Mereka dituntut mengikuti berbagai perkembangan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan anak-anak di masa kini.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno menambahkan, kehadiran para ASN baru ini menjadi tambahan energi bagi dunia pendidikan Banyuwangi. Sebab kebutuhan guru di Banyuwangi masih sangat banyak.
“Kekurangan guru kita setiap tahun ada ribuan guru, karena meski ada yang baru tapi yang pensiun juga ada setiap bulan. Walaupun ini baru 334 orang saja tapi semoga bisa maksimal memberikan sumbangsih pada dunia pendidikan di daerah,” kata Suratno.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli menambahkan, jumlah guru yang lulus seleksi PPPK 2022 sebenarnya berjumlah 340 orang. Namun, enam guru tak melanjutkan pemberkasan akibat beberapa hal.
“Ada satu orang yang meninggal dunia, satu orang memasuki batas usia hampir pensiun, dan empat orang mengundurkan diri,” kata Ilzam.
Sebelum menerima SK, para PPPK guru telah melalui beberapa tahapan yang berlangsung sejak Oktober tahun lalu.
Ilzam menjelaskan, para PPPK guru akan menandatangani kontrak yang bakal diperbarui setiap lima tahun. Pembaharuan kontrak dilakukan dengan catatan mereka tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya.
Untuk diketahui, 334 PPPK formasi guru yang lolos seleksi PPPK tahun 2022. Terdiri dari guru agama Islam 98 orang, guru agama hindu 16 orang, guru agama kristen 3 orang, guru agama budha 1 orang, guru Bahasa Inggris 40 orang, guru Bahasa Indonesia 25 orang, guru BK 1 orang. Guru IPA 27 orang, guru IPS 18 orang, guru kelas SD 54 orang, gruru Matematika 30 orang, Guru Prakarya 5 orang, guru olahraga 8 orang, guru PPKN 8 orang. (rd/hm)








