Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Boyolali Kembali Salurkan Bantuan Alsinta kepada Petani

Petani Kabupaten Boyolali kembali menerima bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan), Jumat (03/11/2023). (Foto: dok/boyolali)

M-RADARNEWS.COM, JATENGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali kembali menyalurkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani. Bantuan tersebut dilaksanakan di halaman kantor setempat, pada Jumat (03/11/2023).

Bupati Boyolali M. Said Hidayat yang berkesempatan memberikan bantuan secara langsung berharap agar para petani dapat memanfaatkan bantuan alsintan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Boyolali. Hal tersebut sesuai dengan misi ketiga Bupati Said, yakni Boyolali Kota Susu dan Lumbung Pangan Nasional dapat terwujud.

“Pemerintah terus berpikir bagaimana kita memberikan perhatian melalui bantuan alat alat pertanian. Semoga dapat memberikan kemudahan kemudahan bagi para petani untuk mengolah lahannya. Dan akan mengundang ketertarikan generasi muda berikutnya untuk mengolah lahannya,” jelas bupati Said.

Sementara Kepala Dispertan Kabupaten Boyolali Joko Suhartono menjelaskan, bahwa bantuan yang diberikan berasal dari tiga sumber anggaran. “Keseluruhan bantuan alat mesin pertanian yang diserahkan kepada 64 kelompok sebesar Rp1.182.510.800,” terangnya.

Ketiga anggaran tersebut berasal dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APDB) Kabupaten Boyolali Tahun 2023, berwujud 12 unit alat pengolah tanah atau cultivator dan 10 unit alat pengolah tanah atau cultivator yang berasal dari anggaran DBHCHT Perubahan APBD Tahun 2023 sejumlah Rp324.280.000.

Dari anggaran APDB Kabupaten Boyolali Tahun 2023 berupa 70 Hand Sprayer Elektrik senilai Rp68.775.000. Adapula anggaran yang berasal dari anggaran DBHCHT Perubahan APBD Tahun 2023 berupa alat angkut kendaraan roda tiga sejumlah 5 unit sebesar Rp175 juta.

Dari APBD Kabupaten Boyolali Tahun 2023 berupa alat pengolah tanah traktor roda dua sejumlah 20 unit sebesar Rp540 juta. Serta, dana yang berasal dari APBN Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Tahun 2023 berupa pompa air sejumlah tiga unit sebesar Rp74.446.800.

Kepala Dispertan Boyolali berharap, dengan adanya bantuan alat mesin pertanian ini, produktifitas petani semakin meningkat serta efisiensi tenaga. (rd/kf)

Tutup