Bakal Dihadiri Puluhan Ribu Anggota, PB PGRI Gelar Apel Akbar dalam Rangka HUT ke-79 PHRI dan HGN di Kota Batu Malang
M-RADARNEWS.COM, JATIM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bersamaan dengan Hari Guru Nasional (HGN), yang diperingati setiap tanggal 25 November, akan menggelar pertemuan akbar yang akan dilaksanakan di Selecta Kota Batu, Malang, pada Minggu, 17 November 2024 mendatang.
Diketahui, pertemuan yang dikemas dengan ‘Apel Akbar’ tersebut rencana akan dihadiri sekitar 30 ribu anggota PGRI dari seluruh Indonesia. Selain anggota PGRI juga dihadiri oleh para Dosen, ASN, PNS, ASN PPPK, GTT dan PTT baik sekolah negeri maupun swasta. Bahkan, turut hadir pejabat terkait tingkat Jawa Timur dan Nasional baik eksekutif maupun legislatif.
Menariknya lagi, pertemuan skala besar tersebut selain ajang silaturahmi juga akan digelar Serap Aspirasi dari para guru honorer se-Indonesia.
Ketua Cabang PGRI Banyuwangi Sudarman, S.Pd. M.Pd., sekaligus ketua pelaksana mengatakan, pertemuan yang diadakan di Kota Baru nanti PGRI Banyuwangi siap mengerahkan anggotanya, “Setiap kordinator wilayah Kecamatan siap mengirim anggotanya untuk menghadiri pertemuan Akbar tersebut,” ujarnya, Selasa (05/11/2024).
Bahkan, lanjut Sudarman, data yang sudah masuk melalui humas PGRI Banyuwangi sudah mendekati 2.500 orang per tanggal 3 November 2024. “Hasil dari laporan dari masing-masing Sat Korwil disetiap kecamatan siap memberangkatkan. Namun atas dasar kemauan dan bentuk peduli PGRI semua yang berangkat pun tidak dana dari PGRI, rela biaya sendiri-sendiri,” tambahnya.
Sudarman menegaskan, meskipun kegiatan akbar soal tempat kita diberikan gratis selama dua jam dari pengelola wisata Selecta Batu Malang. “Kita tekankan lagi. Tidak ada biaya untuk HUT PGRI ke Malang, anggota biaya sendiri-sendiri,” tandasnya.
“Sabtu malam kita berangkat, Minggu pagi acara apel akbar dimulai dan Minggu malam acara selesai kita pulang. Jadi, Senin pagi kita sudah ada di Banyuwangi, dan tentu Senin kita sudah masuk Dinas,” ucap Sudarman.
Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno. S.Pd. M.M., mengatakan, bahwa tidak mencampuri urusan PGRI dan ranahnya, kebetulan tanggal 17 November 2024, merupakan hari Minggu tidak mengganggu jam Dinas.
”Jadi tidak mengganggu tugas Kedinasannya, urusannya PGRI menjadi ranah pribadi masing-masing,” kata Suratno saat dikonfirmasi, pada Kamis (07/11/2024).
Namun soal PGRI, Suratno berharap problem dualisme organisasi bisa segera mendapat solusi. (***)








