Hatten Wines Bali Launching Brand Baru Two Islands
BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Hatten Wines Bali yang beralamat di Jalan By Pass Ngurah Rai No.393, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Rabu, 17 Oktober 2018 kemarin menggelar Lounching produk baru dari brand Two Islands Sparkling Chardonnay.
Marketing Manager I.G.A.A Raditya Candradewi mengatakan, Sparkling Chardonnay adalah jenis yang berbeda, dari jenis Two Island baru punya sparkling jenis ini. Untuk Hatten sendiri mempunyai dua brand yaitu Hatten Wines yang asli dari produk lokal dan Two Islands Wines yang lokalnya di import dari Australia, tapi produksi atau prosesnya tetap dari sini (Bali-red).
Perbedaan antara Hatten Wines dengan Two Islands sendiri jelas berbeda dari bahan baku, kalau Hatten asli anggur lokal yang ditanam di daerah Singaraja. “Hatten sendiri mempunyai kebun Anggur di Singaraja sekitar 45 hektare, yang paling terluas di Sanggah Langit daerah Grograk, tapi tidak hanya di satu area saja,” ungkap Candradewi, Rabu (17/10/2018).
Untuk jenis Anggur Chardonnay sendiri, menurut Marketing Manager Reditya Candradewi, adalah jenis anggur yang ditanam sebagai bahan baku untuk pembuatan minuman wines.
“Ini jenis White Grape yang bahan bakunya kita impor dari Soul Australia,” jelas Candradewi kepada para awak media online.
Hatten Wines mulai diproduksi tahun 2017, Two Islands umum dikonsumsi pada acara-acara tertentu seperti New Year’s Eve atau menjelang natal. candradewi menambahkan, pihaknya membidik pasar wisatawan Australia yang selama ini berdominasi di daerah Bali.
Menurut Candradewi, Two Islands memiliki cita rasa yang unik seperti munculnya gelembung-gelembung kecil menyerupai karbon. Jika dikonsumsi, ada sensasi menyengat layaknya meminum minuman bersoda.
Sementara, Coorporate Training & Development Manager Hatten Wines, Kertawidyawati menjelaskan, Two Islands “Sparkling” Chardonnay berbeda dengan produk Sampanye. Sekalipun sama-sama mengandung butiran-butiran gelembung.
Terkait hasil produksi, minuman Hateen Wines asal Bali itu mampu memproduksi sekitar 100.000 botol per bulan atau 1.000.000 botol per tahun. Sebagai brand lokal Bali, Hatten Wines mengawali usahanya dengan memproduksi Arak dan Brem Bali di tahun 1968. Kemudian pada 1994, bisnis mulai berkembang dengan memproduksi Hatten Wines dengan bahan baku dari tanaman anggur yang ditanam oleh petani di Desa Sanggalangit tersebut,” papar Candradewi. (Yd/Tim)








