Kabar Duka! Hasnan Meninggal, Bupati Ipuk: Banyuwangi Kehilangan Penggarap Berdedikasi
JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Mendengar kabar meninggalnya tokoh budaya Banyuwangi, Hasnan Singodimayan, menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat kota Banyuwangi. Tak terkecuali sama halnya yang dirasakan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
“Saya mendengar kabar duka ini tadi malam (13/09/2022). Kami semua sedih. Semoga mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” kata bupati Ipuk, Rabu (14/09/2022).
Sosok Hasnan Singodimayan di mata Ipuk adalah, sosok budayawan yang berdedikasi. Sepanjang hidupnya, ia mengabdikan dirinya untuk mencintai budaya Banyuwangi.
“Saya kira beliau adalah tokoh budaya yang sangat berdedikasi dalam menghidupkan kembali budaya Banyuwangi. Tidak hanya melalui karya-karyanya, tetapi juga usahanya untuk selalu mengiringi proses pembudayaan generasi penerus,” jelasnya.
Bupati Ipuk juga mengenang pertemuan pada 9 November 2021. Saat itu, dirinya menjenguk pembudidaya yang sedang terbaring sakit di kediamannya. “Meski sakit, dia tetap semangat mewujudkan mimpinya dalam memajukan budaya Banyuwangi,” kenang bupati.
Mimpi-mimpi itu, tambah bupati Ipuk, sebagian menjadi pegangan bagi Ipuk dalam mengeluarkan kebijakan di bidang kebudayaan. “Saya ingat pesan beliau untuk melestarikan budaya Banyuwangi di tengah budaya global. Ini terus menjadi perhatian kami dalam setiap proses pengambilan keputusan,” bebernya.
Hasnan Singodimayan adalah tokoh budaya Banyuwangi yang malang. Ia lahir pada tahun 1930 di tengah penjajahan yang masih mengakar di negeri ini. Proses kreatifnya di dunia seni semakin berkembang seiring dengan bertambahnya usia.
Di tengah karirnya sebagai jurnalis dan kemudian menjabat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sepanjang hidupnya ia mengabdikan diri pada dunia sastra. Dia menghasilkan sejumlah buku dari proses kreatifnya. Diantaranya adalah novel Suluk Muktazilah, Kerudung Santet Gandrung, Niti Negara Bala Abangan dan kumpulan artikel dalam antologi Enam Mata Banyuwangi dan rangkaian karya tulis lainnya.
Jenazah Hasnan dimakamkan pada hari ini, Rabu, 14 September 2022. Wakil Bupati Sugirah juga menyempatkan diri untuk menyempatkan hadir di rumah Almarhum. “Banyuwangi sangat merindukannya. Karya-karyanya sangat mewarnai perkembangan seni budaya di Banyuwangi,” ungkapnya. (hm/*)








