Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Pemkab Segera Relokasi 352 Pedagang

Pasar Banyuwangi, Jalan Susuit Tubun. Foto: dok/banyuwangikab.

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pada pertengahan tahun 2024 ini, Pemerintah pusat akan melakukan revitalisasi Pasar Banyuwangi menjadi pusat perbelanjaan dan kawasan heritage. Untuk memperlancar pelaksanaanya, Pemkab Banyuwangi segera melakukan relokasi para pedagang pasar.

Pekerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi akan dimulai akhir bulan Mei 2024. Para pedagang akan direlokasi ke Gedung Wanita Paramitha Kencana dan areal sekitarnya yang lokasinya 200 meter dari pasar Banyuwangi.

“Proses relokasi akan kita mulai 1 sampai 7 Mei. Pemkab akan menyiapkan armada untuk mobilisasi barang dagangan, termasuk tenaga driver dan BBM nya. Kendaraan ini akan stand by di areal pasar Banyuwangi selama proses relokasi,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi Mujiono, seperti dilansir, Sabtu (27/04/2024).

Pasar Banyuwangi akan direvitalisasi menjadi pusat perbelanjaan dan destinasi heritage yang terintegrasi dengan Asrama Inggrisan, eks kantor dagang Inggris. Revitalisasi Pasar Banyuwangi ini sepenuhnya dibiayai Kementerian PUPR dengan anggaran kurang lebih Rp 200 miliar.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie menambahkan, sekitar 352 pedagang akan direlokasi. Para pedagang akan ditempatkan sesuai dengan zonasi seperti area pangan basah, pangan kering, siap saji dan non-pangan.

“Pedagang akan menempati lokasi ini selama proses revitalisasi berlangsung. Diperkirakan pekerjaannya memakan waktu selama satu tahun,” ujarnya.

Nanin menjelaskan, berdasar informasi dari Kementerian PUPR, kegiatan revitalisasi pasar Banyuwangi sudah masuk tahap tender. Diperkirakan 20 Mei sudah tanda tangan kontrak. Ia juga menyebut, kesiapan areal relokasi saat ini sudah mencapai 90 persen.

“InshaAllah sudah siap, tinggal sedikit pembenahan. Musala, toilet, area parkir, hingga instalasi listrik dan air sudah ada. Pedagang tinggal masuk,” tutur Nanin.

Pasar Banyuwangi didesain memiliki gedung utama yang terfiri dua lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar akan dibagi menjafi areal pasar basah, pasar kering, dan area kuliner. Juga dilengkapi dengan gedung parkir.

“Pemugaran pasar akan dilakukan dengan teliti, mengingat Pasar Banyuwangi ini ada bangunan yang merupakan cagar budaya,” tutupnya. (red/*)

Tutup