Selama Empat Hari, Kasus Covid-19 di Boyolali Capai Ratusan Orang

JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-            Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali menyampaikan perkembangan Corona Virus Disease (Covid-19) terus bertambah. Hingga hari ini Selasa (01/12), kasus terkonfirmasi positif mencapai ratusan. Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina menyampaikan penambahan kasus selama empat hari yakni Sabtu – Selasa (28/11 – 01/12) sebanyak 128 kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali.

Pada Sabtu (28/11) terkonfirmasi sebanyak 28 kasus positif Covid-19, Minggu (29/11) bertambah 33 kasus, Senin (30/11) bertambah 39 kasus dan Selasa (01/12) bertambah 27 kasus. “Sehingga total empat hari ini ada tambahan 128 kasus yang terdistribusi di 17 kecamatan,” ungkap Lina sapaan akrab Ratri S. Survivalina, Senin (01/12/2020).

Sejumlah 17 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Boyolali, Mojosongo, Teras, Ampel, Musuk, Nogosari, Sambi, Andong. Adapula kasus yang berasal dari Kecamatan Karanggede, Ngemplak, Tamansari, Banyudono, Sawit, Selo, Gladagsari. Kemusu dan Wonosegoro. “Dimana jumlah total kasus konfirmasi positif sejumlah 2.098,” terangnya.

Dari jumlah akumulasi 2.098 kasus tersebut, yang posisi masih dirawat ada 204, yang melaksanakan isolasi mandiri 398, sudah selesai isolasi 1.428 dan meninggal 68.

Dengan data tersebut, kondisi di Boyolali untuk persentase kesembuhan sebesar 68 persen, sedangkan persentase kematian ada 3 persen. Berdasarkan indikator yang digunakan dalam penilaian Covid-19 atas status resiko wilayah, Kabupaten Boyolali memiliki nilai 1,92 yang berarti berada di zona resiko sedang atau zona oranye.

Dijelaskan pula, untuk menghadapi libur natal dan tahun baru yang cukup panjang pihaknya berupaya menyiapkan tambahan tempat untuk merawat pasien pasien Covid-19 di Boyolali yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waras Wiris untuk menjadi salah satu rujukan Covid-19.

“Sebaiknya cukup dirumah saja. Kami minta untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkas Ratri S. Survivalina. (hm/red)

Tutup