Banyuwangi Siapkan Greeting-Closing P4GN di Layanan Publik

Banyuwangi Siapkan Greeting-Closing P4GN di Layanan Publik

Latar Belakang: Inovasi Pencegahan Narkoba Melalui Layanan Publik

M-RadarNews – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi tengah menyiapkan terobosan baru dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, yaitu program Greeting-Closing P4GN. Program ini dirancang untuk menyisipkan pesan singkat antinarkoba pada akhir setiap proses pelayanan publik, baik di instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun sektor swasta. Inisiatif ini muncul dari keprihatinan bersama terhadap maraknya peredaran narkoba yang menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Dengan memanfaatkan momen interaksi antara petugas dan masyarakat, diharapkan pesan pencegahan dapat tersampaikan secara langsung dan berkesinambungan.

Audiensi dan Dukungan Penuh Bupati

Inovasi Greeting-Closing P4GN dibahas dalam audiensi antara Kepala BNNK Banyuwangi dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pada Kamis, 2 Juli 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satpol PP, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Bupati Ipuk menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Pelayanan publik tidak hanya berfungsi memberikan layanan administrasi, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi kepada masyarakat. Melalui pesan singkat yang disampaikan setiap hari di seluruh unit pelayanan, pemerintah tidak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga diri dan keluarga dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Mekanisme Pelaksanaan Greeting-Closing P4GN

Program Greeting-Closing P4GN akan diterapkan di berbagai titik layanan publik, seperti kantor kecamatan, puskesmas, rumah sakit, kantor pajak, dan loket pelayanan lainnya. Berikut adalah mekanisme pelaksanaannya:

Tahap Deskripsi Contoh Pesan
1. Pembukaan Petugas menyapa dan memulai pelayanan seperti biasa Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?
2. Proses Pelayanan Petugas memberikan layanan sesuai kebutuhan Dokumen Anda sudah selesai diproses.
3. Greeting-Closing Setelah layanan selesai, petugas menyampaikan pesan singkat antinarkoba Terima kasih. Ingat, narkoba merusak masa depan. Jauhi narkoba, sayangi keluarga.

Pesan yang disampaikan akan bervariasi, namun intinya mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba dan melaporkan jika mengetahui penyalahgunaan. Kepala BNNK Banyuwangi menekankan bahwa langkah ini sederhana namun memiliki jangkauan luas karena diulang setiap hari di banyak titik layanan.

Dampak dan Implikasi Program

Program Greeting-Closing P4GN diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat secara masif. Dengan frekuensi tinggi, pesan antinarkoba akan terus diingat. Kedua, memperkuat peran petugas layanan publik sebagai agen perubahan. Ketiga, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pencegahan narkoba. Implikasi jangka panjangnya, Banyuwangi dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mengintegrasikan pesan pencegahan ke dalam layanan publik. Selain itu, program ini juga mendukung target nasional P4GN yang dicanangkan oleh Badan Narkotika Nasional.

Penguatan Layanan Rehabilitasi Melalui IPWL

Selain membahas Greeting-Closing, audiensi juga menyoroti pengembangan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendukung pengembangan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) secara bertahap. Rencananya, IPWL akan diperluas ke puskesmas-puskesmas atau melalui sistem rayonisasi. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi rawat jalan. Berikut adalah rencana pengembangan IPWL di Banyuwangi:

  • Tahap 1: Pembentukan IPWL di 5 puskesmas kecamatan prioritas pada tahun 2026.
  • Tahap 2: Perluasan ke 15 puskesmas lainnya pada tahun 2027.
  • Tahap 3: Integrasi dengan layanan kesehatan jiwa di rumah sakit daerah pada tahun 2028.

Dengan adanya IPWL yang tersebar, diharapkan para pecandu narkoba dapat segera mendapatkan penanganan tanpa harus jauh-jauh ke kota. Hal ini sejalan dengan pendekatan rehabilitasi berbasis masyarakat yang lebih efektif.

Kolaborasi Multi-Pihak untuk P4GN

Keberhasilan program P4GN di Banyuwangi tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Selain BNNK dan Pemkab, keterlibatan organisasi perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan, Badan Kesbangpol, Satpol PP, dan Dinas PMD sangat penting. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dengan melaporkan kasus penyalahgunaan narkoba. Program Greeting-Closing P4GN menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi ini, di mana setiap petugas layanan publik menjadi ujung tombak edukasi. Ke depan, Banyuwangi juga akan menggandeng sektor swasta, seperti perbankan dan pusat perbelanjaan, untuk ikut menyisipkan pesan serupa.

Penutup: Langkah Kecil, Dampak Besar

Inovasi Greeting-Closing P4GN yang digagas oleh Pemkab Banyuwangi bersama BNNK membuktikan bahwa upaya pencegahan narkoba bisa dilakukan dengan cara sederhana namun efektif. Dengan memanfaatkan setiap interaksi di layanan publik, pesan antinarkoba terus bergema di tengah masyarakat. Ditambah dengan penguatan layanan rehabilitasi melalui IPWL, Banyuwangi menunjukkan keseriusannya dalam memerangi narkoba secara holistik. Langkah ini layak diapresiasi dan diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa. Sebab, perang melawan narkoba membutuhkan partisipasi semua pihak, dimulai dari sapaan hangat di ujung meja pelayanan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup