M-RADARNEWS.COM, JATIM – Proyek pembangunan Jembatan Banjarsari di Kecamatan Buduran, telah rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2025. Infrastruktur yang mulai dikerjakan sejak pertengahan Oktober 2025 itu kini resmi dibuka dan sudah dapat dilalui berbagai jenis kendaraan.

Meski telah beroperasi, penyempurnaan sejumlah detail pekerjaan masih terus dilakukan. Jembatan tersebut juga masih berada dalam masa pemeliharaan selama enam bulan di bawah tanggung jawab kontraktor pelaksana.

Pada Minggu (11/01/2026), Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kondisi jembatan aman dan nyaman digunakan masyarakat. Saat meninjau lokasi, ia meminta kontraktor merespons cepat setiap keluhan warga terkait kerusakan minor, termasuk keretakan tipis pada sambungan antara badan jalan dan jembatan.

“Beberapa waktu lalu saya menerima aduan masyarakat terkait adanya keretakan di bagian jembatan ini,” ujar Bupati Subandi saat memberikan instruksi langsung kepada pihak kontraktor.

Menanggapi hal tersebut, Afif selaku kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan Banjarsari, membenarkan adanya keretakan tipis pada lapisan aspal dan memastikan pihaknya segera melakukan perbaikan. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Betul, saat ini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan terhitung sejak kontrak berakhir. Selama periode itu, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya untuk diperbaiki,” jelas Afif.

Afif menambahkan, pembangunan Jembatan Banjarsari membutuhkan waktu 75 hari kalender, terhitung sejak 15 Oktober hingga 30 Desember 2025. Ia memastikan seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal tanpa keterlambatan.

“Semua pekerjaan tuntas tepat waktu pada 30 Desember kemarin. Saat ini kami hanya fokus melakukan perapian dan penyempurnaan di beberapa titik kecil agar hasil akhirnya benar-benar maksimal,” pungkasnya. (znr)

Spread the love