Tutup KUII ke-8, Menag Minta Hasil Diserahkan pada Pemerintah

Tutup KUII ke-8, Menag Minta Hasil Diserahkan pada Pemerintah

M-Radar News, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Menag Nasaruddin meminta seluruh hasil kongres diserahkan kepada pemerintah untuk dijadikan bahan penyusunan program kerja.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam sambutan penutupan KUII. Menurutnya, berbagai gagasan yang dihasilkan selama kongres diyakini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

“Mohon seluruh hasil-hasil kongres yang dibicarakan selama tiga hari itu disampaikan ke pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama. Insyaallah itu semuanya akan kami jadikan program kerja,” ujar Nasaruddin.

Ia menegaskan, sinergi antara MUI dan pemerintah merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Kalau saling meringankan beban satu sama lain, maka itulah inti yang disampaikan tadi oleh Ketua MUI kita. Bahwa persatuan dan kesatuan itu suatu keniscayaan bagi bangsa yang sangat plural sekarang ini,” katanya.

Nasaruddin menambahkan, hubungan antara MUI dan pemerintah harus dibangun atas semangat saling mendukung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Majelis Ulama akan meringankan beban pemerintah, dan sebaliknya pemerintah juga akan meringankan beban serta tugas Majelis Ulama Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Menag berharap hasil KUII ke-8 tidak hanya berhenti sebagai rekomendasi, tetapi dapat menjadi pijakan dalam memperkuat peran Indonesia di tingkat global.

Ia bahkan mengusulkan agar tema kongres pada masa mendatang lebih visioner, yakni mengangkat gagasan menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban Islam modern dunia.

“Insyaallah, pada kongres berikutnya kita harus lebih berani mengangkat tema bagaimana menjadikan Indonesia sebagai epicentrum peradaban dunia modern Islam yang akan datang,” pungkas Nasaruddin.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup