Bupati Klaten Buka Gelaran Difabel Fair dan Lantik Pengurus Forum Empatia Disabilitas 2022-2025

JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-              Pelaksanaan kegiatan Gelaran Difabel Fair dan sekaligus pelantikan pengurus Forum Empatia Disabilitas Klaten periode 2022-2025 yang digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin, (28/03/2022).

Dalam Gelaran Difabel Fair yang turut dihadiri langsung oleh Bupati Klaten dan kepala OPD Kabupaten Klaten tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 28-29 Maret 2022.

Ketua Panitia, Eko Aris Setiadi dalam kesempatan tersebut melaporkan, bahwa Forum Empatia Disabilitas Klaten terbentuk tidak lepas dari dukungan seluruh pihak dan diharapkan Gelaran Difabel Fair dapat berjalan dengan baik serta bermanfaat.

Eko Aris menambahkan, dalam Gelaran Difabel Fair tersebut terdapat beberapa produk UMKM yang dipamerkan serta terdapat penampilan dari teman-teman Disabilitas Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten juga melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Empatia Disabilitas Klaten periode 2022-2025 di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (28/03/2022).

Selanjutnya, Dewan Penasihat Forum Empatia Disabilitas Klaten Ronny Roekmito berharap semoga forum tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap UMKM yang ada di Kabupaten Klaten.

Dirinya yakin, bahwa dinas terkait juga akan memberikan dukungan terhadap forum tersebut dan dapat menghidupkan UMKM Disabilitas. Selain itu, forum tersebut diharapkan juga dapat memberikan kontribusi positif bagi para anggota dan Kabupaten Klaten.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan rasa bangga kepada disabilitas Kabupaten Klaten yang mandiri menciptakan produk dan ikut berpartisipasi dalam mengembangkan UMKM di Kabupaten Klaten.

Disamping itu, Bupati Klaten juga melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Empatia Disabilitas Klaten periode 2022-2025, seraya berharap semoga forum tersebut dapat memberdayakan UMKM Disabilitas di Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten Sri Mulyani berpesan kepada Disabilitas Kabupaten Klaten untuk terus semangat mengembangkan UMKM yang dimiliki agar dapat berkontribusi menopang pemulihan ekonomi di Indonesia. (red/hm)

Tutup