M-RADARNEWS.COM, JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kebijakan Internet Satu Pintu 2026, di Lorin Solo Hotel, Surakarta, pada Selasa (11/11/2025).
Rakor ini menjadi langkah awal konsolidasi layanan internet antarorganisasi perangkat daerah (OPD) untuk mewujudkan efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Jateng Dhoni Widianto, mewakili Sekda Sumarno mengatakan, saat ini Diskominfo tengah memetakan kebutuhan jaringan di tiap OPD. Selama ini, masing-masing OPD berlangganan layanan internet secara mandiri.
“Ke depan, kita rumuskan skema efisiensi melalui konsolidasi pengadaan barang dan jasa agar hasilnya lebih optimal,” ujarnya dalam Rakor yang diikuti pejabat eselon II atau perwakilan dari 50 OPD di lingkungan Pemprov Jateng.
Dhoni berharap sistem internet satu pintu dapat dimanfaatkan seluruh OPD secara maksimal, tanpa mengganggu kualitas layanan publik selama proses integrasi berlangsung.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Jateng Agung Hariyadi menilai konsolidasi jaringan internet menjadi langkah penting menuju efisiensi penggunaan anggaran. Berdasarkan data Diskominfo, total belanja internet Pemprov Jateng mencapai rata-rata Rp2,3 miliar per bulan atau sekitar Rp28 miliar per tahun.
“Angka itu cukup besar. Maka kami akan mengukur ulang kebutuhan internet tiap OPD. Rata-rata butuh 300 Mbps, tapi belanjanya lebih tinggi. Ini yang akan kita sesuaikan,” jelasnya.
Menurut Agung, efisiensi bukan berarti pemangkasan anggaran, melainkan memastikan penggunaan internet lebih tepat sasaran, aman, dan andal. “Dengan efisiensi ini, anggaran bisa dialihkan untuk program lain yang lebih prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tutupnya. (ed/kf)
