DPU CKPP Banyuwangi Harap CSR dari Pengembang Terlibat dalam Program ‘Bedah Rumah’
JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Kabupaten Banyuwangi rupanya tak hanya berbenah dengan infrastrukturnya, untuk menopang sebutan daerah berkembang cukup pesat. Namun lebih jauh lagi, daerah berjuluk ‘Sun Rise of Java’ itu kini tengah berbenah meningkatkan kelayakan papan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan sebutan rumah layak huni.
Menurut catatan yang di dapat m-radarnews.com, bahwa kegiatan peningkatan papan layak huni itu bagi masyarakat tersebut di koordinir oleh Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi dan di danai dari APBD Tahun 2022.
Ada sekitar 40 unit dari Program Bedah Rumah di tahun ini, dengan anggaran per unitnya mencapai Rp20 juta dan kini masih berproses.
“Memang benar bahwa bedah rumah leading sektornya kami di Dinas PU CKPP Kab. Banyuwangi, tahun ini ada sekitar 40 unit dengan anggaran Rp20 juta per unit,” tandas Plt Kadis PU CKPP Kab Banyuwangi, H Danang Hertanto di dampingi Toni bidang Perkim kepada m-radarnews.com, Senin (01/08/2022).
Hanya saja tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, pasalnya DPU CKPP Banyuwangi menginginkan adanya CSR dari pengembang untuk ikut terlibat dalam program bedah rumah. Dengan keterlibatan tersebut, menurut Danang, kegiatan bedah rumah cepat terlaksana.
“Tidak saja CSR yang diharapkan dari pengembang, tapi masyarakat pun diharap juga berperan,” tandas Danang.
Mengapa harapan itu muncul? Karena masyarakat yang mengerti keseharian calon penerima bedah rumah. “Masyarakat yang memberi informasi ke kita, lantas kami tindak lanjuti. Sedangkan peran CSR pengembang dalam Bedah Rumah kali ini sebagai wujud gotong royong,” pungkas Danang. (Anw)







